RADARSOLO.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar mulai mematangkan rencana besar penataan wilayah Colomadu.
Langkah ini dibahas dalam rapat bersama bupati dan wakil bupati Karanganyar, konsultan, serta sejumlah dinas terkait, termasuk Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) di ruang rapat bupati, Kamis (14/8/2025) siang.
Ditemui usai rakor, Bupati Karanganyar Rober Christanto belum membeberkan detail konsep yang akan diusung.
”Iya tadi ada pembahasan. Nanti saja, biar surprise. Kita tunggu dan lihat potensinya seperti apa,” ujarnya singkat.
Sementara itu, Kepala DPUPR Karanganyar Asihno Purwadi menjelaskan, Colomadu memiliki potensi besar layaknya kawasan berkembang Solo Baru. Karena itu, diperlukan konsep matang yang memadukan berbagai sektor.
”Bisa diarahkan ke pusat jasa kuliner, pertokoan, perhotelan, exhibition, atau ruang publik. Sekarang Kartasura dan Ngemplak di Boyolali sudah maju, Solo juga. Jangan sampai Colomadu tertinggal,” terangnya.
Menurut Asihno, Colomadu punya posisi strategis karena dekat Bandara Adi Soemarmo, dua pintu tol, dan memiliki ikon seperti rumah mantan presiden. Namun, fasilitas perdagangan di sana masih minim.
”Justru di Kartasura pusat perbelanjaan ramai pembeli dari Colomadu. Ini yang akan kita dorong supaya Colomadu berkembang,” katanya.
Penataan ini akan dituangkan dalam Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Colomadu. Dokumen itu akan diusulkan ke pemerintah pusat dan menjadi dasar pengelolaan sektor-sektor strategis.
”Tahun ini RDTR Colomadu harus selesai. Ini juga amanah dari KPK,” tegas Asihno. (rud/adi)
Editor : Adi Pras