RADARSOLO.COM - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Karanganyar merencanakan pembangunan hanggar baru di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Sukosari, Jumantono.
Kepala DLH Karanganyar Sunarno mengatakan, pihaknya telah mengantongi dua sumber pendanaan untuk proyek tersebut.
"Alhamdulillah, sumber dana kita berasal dari APBD Karanganyar sebesar Rp 14 miliar, serta anggaran bantuan DPRD Provinsi Jawa Tengah senilai Rp 10 miliar,” ujarnya saat berbincang dengan Radarsolo.com, Kamis (21/8/2025) siang.
Menurut Sunarno, keberadaan hanggar sangat penting sebagai tempat pengolahan sampah baru.
Namun, pelaksanaan pembangunan tetap menunggu pengadaan lahan tambahan yang menggunakan anggaran dari APBD Karanganyar.
“Hanggar baru ini nantinya akan digunakan untuk menempatkan mesin pengolahan sampah produksi, yang nantinya Mesin itu mampu mengolah 140 sampai 150 ton sampah per hari. Serta untuk penempatan sejumlah mesin alat berat yang saat ini berada di TPA Sukosari," paparnya.
Narno menambahkan, proses pembangunan diproyeksikan akan dimulai pada Minggu ini.
Saat ini, bantuan anggaran dari provinsi sudah memasuki tahap penyelesaian administrasi.
“Rencananya itu tiga hanggar, dua akan kita selesaikan untuk proses lelang pada minggu ini. Kemudian satu lagi nanti akan kita selesaikan pada minggu berikutnya," jelasnya.
Sementara itu, Bupati Karanganyar Rober Christanto usai meninjau TPA Sukosari pekan lalu menegaskan, penanganan sampah merupakan tanggung jawab bersama.
Dia berharap keberadaan TPA Sukosari ke depan tidak hanya menjadi tempat pembuangan, tetapi juga pusat pengolahan sampah modern.
“Persoalan sampah memang harus ditangani bersama. TPA Sukosari kita dorong agar benar-benar menjadi Tempat Pengolahan Akhir yang mampu memberi manfaat, bahkan bernilai ekonomi bagi masyarakat sekitar,” katanya.
Selain pembangunan hanggar, DLH Karanganyar juga telah menambah dua unit alat berat baru untuk mempercepat proses pengolahan sampah di TPA Sukosari. (rud/adi)
Editor : Adi Pras