Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Tim Satgas Pengendalian Harga Beras Karanganyar Sidak Pasar Tradisional dan Ritel, Ini Hasilnya

Rudi Hartono RS • Sabtu, 25 Oktober 2025 | 01:51 WIB
Satgas Pengendalian Harga Beras Kabupaten Karanganyar bersama tim gabungan sidak harga dan ketersediaan stok beras di salah satu minimarket, Jumat (24/10/2025). (Rudi Hartono/Radar Solo)
Satgas Pengendalian Harga Beras Kabupaten Karanganyar bersama tim gabungan sidak harga dan ketersediaan stok beras di salah satu minimarket, Jumat (24/10/2025). (Rudi Hartono/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Tim gabungan Satgas Pengendalian Harga Beras Kabupaten Karanganyar sidak ke sejumlah pasar tradisional dan toko ritel, Jumat (24/10/2025).

Bertujuan memastikan stabilitas harga dan ketersediaan stok beras tetap aman, sesuai ketentuan harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

Sidak melibatkan Ditreskrimsus Polda Jawa Tengah dan Satreskrim Polres Karanganyar, dipimpin Ipda Raharstya Nursyawardhani Prabu.

Tim juga menggandeng Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah, Dinas Perdagangan Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disdagperinaker) Karanganyar, Dinas Pertanian (Dispertan) Karanganyar, serta Perum Bulog Cabang Surakarta.

Pengawasan dimulai dari Pasar Tradisional Jungke, Karanganyar. Hasil pengecekan, harga beras medium di kisaran Rp 13.000-Rp13.500 per kilogram (kg).

Sedangkan beras SPHP dari Bulog dijual pada rentang Rp11.600-Rp12.000 per kg. Terkait stok beras di tingkat pedagang, diklaim mencukupi kebutuhan masyarakat.

Selain pasar tradisional, pengecekan juga menyasar ritel. Beras premium dijual Rp 14.700 per kg, dengan kualitas yang sesuai standar dan ketersediaan stok memadai.

Penjabat (Pj) Kasi Humas Polres Karanganyar Iptu Mulyadi menjelaskan, pantauan berkala terus digeber untuk mencegah praktik penimbunan. Termasuk permainan harga oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Pengawasan ini merupakan langkah antisipasi, agar tidak terjadi penimbunan ataupun penyimpangan distribusi yang merugikan masyarakat. Jika ditemukan pelanggaran, Polri bersama instansi terkait akan mengambil langkah tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegasnya.

Mulyadi juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak panik menghadapi isu kenaikan harga beras.

Menurutnya, stok beras di Bumi Intanpari masih aman dan harganya di ambang batas HET.

“Kami memastikan ketersediaan beras mencukupi dan harga masih terkendali. Masyarakat diimbau tidak panic buying,” ujarnya.

Sementara itu hasil pemantauan, satgas menyimpulkan harga beras di tingkat pedagang masih stabil dan wajar.

“Namun pengawasan akan terus dilakukan secara berkelanjutan, untuk menjaga stabilitas harga pangan dan menjamin ketersediaan stok,” bebernya lagi. (rud/fer)

Editor : Adi Pras
#karanganyar #pasar tradisional #beras #sidak #bulog #ritel #satgas