RADARSOLO.COM – Pemerintah Kabupaten Karanganyar terus mendorong penguatan ekonomi masyarakat melalui pengembangan koperasi desa.
Hal ini disampaikan Bupati Karanganyar Rober Christanto saat membuka kegiatan pelatihan akuntansi bagi pengurus koperasi desa/kelurahan merah putih di Tawangmangu, Senin (3/11/2025).
Bupati Rober menegaskan koperasi memiliki peran strategis sebagai wadah ekonomi rakyat yang berasaskan gotong royong, kejujuran, dan kebersamaan.
Melalui koperasi, masyarakat desa memiliki sarana untuk mengelola potensi ekonomi secara kolektif di berbagai bidang seperti pertanian, perdagangan, dan jasa.
”Koperasi harus tumbuh sehat dan dipercaya oleh anggotanya. Karena itu, pengelolaannya harus profesional dan transparan. Pelatihan akuntansi ini penting agar pengurus mampu menyusun laporan keuangan dengan baik, sekaligus menanamkan budaya tertib administrasi dan tanggung jawab,” ujar Rober Christanto.
Rober juga menegaskan Pemkab Karanganyar berkomitmen mendukung pengembangan koperasi dan UMKM melalui berbagai program pendampingan, pelatihan, serta digitalisasi sistem keuangan.
”Kami ingin koperasi menjadi soko guru perekonomian rakyat, sesuai amanat Undang-Undang Dasar 1945. Ekonomi rakyat harus tumbuh dari bawah, dikelola dengan jujur, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, Energi dan Sumber Daya Mineral (Diskuktrans ESDM) Kabupaten Karanganyar Aris Martopo menjelaskan, kegiatan pelatihan akuntansi ini untuk meningkatkan kapasitas teknis para pengurus koperasi desa agar lebih profesional dalam tata kelola keuangan.
”Pelatihan ini bukan sekadar formalitas, tetapi langkah nyata untuk memperkuat fondasi kelembagaan koperasi. Dengan pemahaman akuntansi yang baik, pengurus akan mampu menyusun laporan keuangan secara transparan dan akuntabel,” ungkap Aris. (rud/adi)
Editor : Adi Pras