RADARSOLO.COM – Pemerintah Kabupaten Karanganyar resmi mengukuhkan ketua tim pembina posyandu tingkat kecamatan, desa, dan kelurahan di Pendapa Raden Mas Said Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Senin (1/12/2025).
Langkah ini menjadi komitmen daerah memperkuat posyandu sebagai garda depan layanan dasar masyarakat.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dispermades) Kabupaten Karanganyar Sundoro Budhi Karyanto menjelaskan, posyandu memegang peran vital dalam pembangunan manusia.
Para kader merupakan kekuatan akar rumput yang bekerja dengan hati dan menjadi ujung tombak pelayanan bagi balita, ibu hamil, serta keluarga.
”Pengukuhan ini bukan sekadar seremonial. Ini bentuk penguatan berjenjang agar posyandu semakin berdampak bagi masyarakat,” ujarnya.
Sundoro juga mendorong sinergi antarlembaga dan pelibatan tokoh agama, pemuda, karang taruna, hingga kelompok ibu untuk memperluas manfaat layanan.
Sementara itu, Wakil Bupati Karanganyar Adhe Eliana menjelaskan, posyandu merupakan salah satu pilar menuju Indonesia Emas.
Dia menyoroti pentingnya penanganan stunting yang masih menjadi pekerjaan rumah bersama.
”Anak-anak adalah tanggung jawab kita semua. Para kader telah mengabdikan diri, dan itu menjadi amal baik untuk masyarakat,” tegasnya.
Wabup juga menekankan semangat sesarengan, guyub, dan gotong-royong dari desa hingga kabupaten agar layanan posyandu semakin optimal.
Di sisi lain, Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Karanganyar Farida Nur Hayati Rober Christanto menjelaskan, posyandu kini bertransformasi menjadi Posyandu 6 SPM sesuai Permendagri Nomor 13 Tahun 2024.
Artinya, posyandu tidak hanya menangani aspek kesehatan, tetapi juga enam layanan Standar Pelayanan Minimal lintas sektor.
Dia berharap desa dan kelurahan segera menerapkan model baru ini, termasuk penguatan pengawasan penggunaan anggaran agar tepat sasaran dan menyentuh kebutuhan warga.
”Dengan pengukuhan ini, Pemkab Karanganyar berharap pelayanan posyandu semakin profesional dan berdampak nyata pada pembangunan sumber daya manusia, terutama di tingkat desa dan kelurahan,” tegasnya. (rud/adi)
Editor : Adi Pras