RADARSOLO.COM – RSUD Kartini Karanganyar resmi memperluas jangkauan pelayanannya dengan membuka Instalasi Hemodialisis (cuci darah) serta Klinik Vaksin Internasional.
Peresmian fasilitas tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Karanganyar Rober Christanto, Senin (5/1/2026).
Kehadiran layanan baru ini dinilai menjadi solusi strategis untuk mengatasi antrean panjang pasien gagal ginjal kronis di Karanganyar yang selama ini harus dirujuk ke luar daerah, terutama ke Kota Solo.
Usai peresmian, Bupati Rober menegaskan layanan hemodialisis di RSUD Kartini tidak hanya bersifat simbolis, melainkan langsung beroperasi.
Instalasi cuci darah dijadwalkan mulai melayani pasien pada Selasa pagi (6/1/2026).
”Ini merupakan kemajuan besar bagi pelayanan kesehatan di Karanganyar. Layanan hemodialisis akan langsung melayani pasien yang sudah masuk dalam daftar tunggu,” ujar Rober kepada wartawan.
Ia menambahkan, layanan hemodialisis RSUD Karanganyar telah terintegrasi dengan BPJS Kesehatan per Januari 2026.
Kerja sama tersebut diharapkan dapat meringankan beban biaya masyarakat, khususnya pasien yang membutuhkan perawatan rutin dua kali dalam sepekan.
”Dengan BPJS, layanan ini bisa diakses lebih luas dan lebih terjangkau oleh masyarakat,” katanya.
Sebelum diresmikan, manajemen RSUD Kartini juga menggelar apel kesiapan guna memastikan tenaga medis siap secara teknis maupun mental.
Rober memastikan sumber daya manusia yang ditugaskan telah memiliki kompetensi sesuai standar pelayanan hemodialisis.
”SDM-nya sudah siap. Kami akan terus memantau. Jika ke depan jumlah pasien meningkat, kami siap menambah tenaga maupun sarana prasarana,” imbuhnya.
Baca Juga: Ini Sikap Pemerintah terkait SPPG di Sambungmacan Sragen yang Dekat dengan Kandang Babi
Selain layanan cuci darah, RSUD Kartini juga membuka Klinik Vaksin Internasional. Layanan ini memungkinkan warga Karanganyar yang akan bepergian ke luar negeri, baik untuk ibadah haji, umrah, pendidikan, maupun keperluan lain.
Sehinga mendapatkan vaksinasi beserta sertifikat yang diakui secara internasional tanpa harus keluar daerah.
Berdasarkan data kesehatan, kebutuhan layanan hemodialisis di wilayah Soloraya terus meningkat dari tahun ke tahun.
Dengan dibukanya instalasi baru ini, warga Karanganyar diharapkan tidak lagi menempuh perjalanan jauh untuk mendapatkan perawatan rutin, sehingga lebih efisien dari sisi waktu dan biaya.
”Penambahan fasilitas ini diharapkan dapat meringankan beban pasien dan memperluas akses layanan kesehatan berkualitas bagi masyarakat,” tandas Rober.
Dengan fasilitas baru tersebut, RSUD Kartini Karanganyar kian mengukuhkan perannya sebagai rumah sakit rujukan utama yang modern dan responsif terhadap kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat. (rud/adi)
Editor : Adi Pras