RADARSOLO.COM – Bupati Karanganyar Rober Christanto meninjau langsung posko operasi pencarian Yazid Ahmad Firdaus, 26, pendaki asal Colomadu yang hilang di Bukit Mongkrang, Tawangmangu.
Kehadiran Bupati di Basecamp Mongkrang pada Selasa (20/1) siang ini bertujuan memastikan seluruh kebutuhan operasional tim SAR gabungan terpenuhi sekaligus memberikan dukungan moril bagi para relawan.
Bupati Rober yang didampingi Kalakhar BPBD Karanganyar menegaskan bahwa Pemkab Karanganyar memberikan dukungan tanpa batas (full support) terhadap operasi kemanusiaan ini, terutama terkait pemenuhan logistik dan sarana pendukung lainnya.
“Pemerintah daerah mendukung sepenuhnya proses pencarian ini. Segala sarana, prasarana, hingga dukungan logistik akan kami upayakan semaksimal mungkin agar tim gabungan bisa bekerja dengan fokus,” tegas Rober di sela peninjauan.
Buntut dari insiden ini, Bupati Rober mengisyaratkan adanya perubahan regulasi pendakian di wilayah Karanganyar. Ia berencana melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pengelolaan jalur pendakian, terutama di Bukit Mongkrang yang belakangan populer di kalangan pendaki pemula.
Beberapa poin evaluasi yang akan ditekankan antara lain pengelola wajib memantau pergerakan rombongan secara lebih intensif. Memastikan setiap pendaki dalam kondisi fisik prima sebelum diizinkan melakukan pendakian. Meningkatkan kompetensi petugas basecamp dalam manajemen risiko bencana.
Hingga hari ketiga pencarian, Koordinator SAR Operasi Yohan Tri Anggoro menyatakan bahwa tim di lapangan masih berjibaku menyisir titik-titik koordinat yang telah ditentukan. Yohan menegaskan bahwa tim SAR bekerja berdasarkan prosedur teknis dan enggan berspekulasi mengenai kondisi terakhir survivor.
“Kami tidak ingin berspekulasi terkait kondisi survivor. Di gunung, segala kemungkinan bisa terjadi. Fokus kami adalah melakukan penyisiran seefektif mungkin di setiap sektor yang telah dibagi kepada SRU (Search and Rescue Unit),” ujar Yohan.
Kondisi medan yang menantang dan cuaca yang fluktuatif di Tawangmangu menjadi variabel utama yang terus dipantau oleh tim. Meski belum membuahkan hasil hingga siang ini, Yohan berharap kerja keras ratusan personel gabungan segera memberikan titik terang.
Operasi pencarian Yazid Ahmad Firdaus saat ini masih berlangsung dengan melibatkan unsur Basarnas, BPBD, TNI, Polri, serta relawan dari berbagai organisasi pecinta alam di Solo Raya. (rud/bun)
Editor : Kabun Triyatno