Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Operasi SAR Pendaki Hilang di Bukit Mongkrang Karanganyar Dihentikan, 13 Hari Nasib Yasid Ahmad Firdaus Masih Misteri

Rudi Hartono RS • Sabtu, 31 Januari 2026 | 19:10 WIB
Operasi pencarian Yasid Ahmad Firdaus, pendaki yang hilang di Bukit Mongkrang Karanganyar, resmi dihentikan.
Operasi pencarian Yasid Ahmad Firdaus, pendaki yang hilang di Bukit Mongkrang Karanganyar, resmi dihentikan.

RADARSOLO.COM – Operasi pencarian dan pertolongan Search and Rescue/SAR terhadap Yasid Ahmad Firdaus, 26, pendaki asal Gawanan, Colomadu, Karanganyar, yang dilaporkan hilang di Bukit Mongkrang, Kecamatan Tawangmangu, resmi dihentikan.

Hingga hari ke-13 pencarian, tim gabungan belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban.

Kepala BPBD Karanganyar Hendro Prayitno menyampaikan, keputusan penghentian operasi diambil setelah seluruh unsur terkait mengerahkan upaya pencarian secara maksimal.

Laporan penutupan operasi SAR disampaikan pada Sabtu (31/1/2026).

Pada hari terakhir pencarian, tim SAR gabungan melakukan penyisiran lanjutan dengan membagi personel ke dalam 12 Search and Rescue Unit (SRU).

Setiap SRU bertugas menyisir sektor berbeda, meliputi jalur pendakian utama, kawasan puncak, area pos pendakian, jalur selatan Bukit Mongkrang, hingga aliran sungai yang berada di sekitar lokasi.

“Seluruh potensi sudah kami kerahkan. Namun hingga pencarian hari ke-13, hasilnya masih nihil,” ujar Hendro.

Operasi SAR melibatkan berbagai unsur, mulai dari Basarnas, BPBD Karanganyar, TNI, Polri, Perhutani, Forkopimcam Tawangmangu, hingga unsur relawan dan masyarakat setempat.

Selain penyisiran darat dan pencarian secara vertikal, tim juga mengoperasikan drone untuk pemantauan udara, terutama di wilayah dengan medan terjal dan sulit dijangkau.

Guna menjaga kondisi fisik personel selama operasi berlangsung, Tim Puskesmas Tawangmangu bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Karanganyar turut memberikan dukungan layanan kesehatan bagi petugas SAR dan relawan di lapangan.

Meski operasi SAR resmi dihentikan, Hendro menegaskan upaya pencarian tidak sepenuhnya berhenti.

Pencarian secara mandiri masih memungkinkan dilakukan oleh relawan maupun warga sekitar lokasi.

“Apabila ke depan ditemukan tanda-tanda mencurigakan yang mengarah pada keberadaan korban, maka operasi SAR akan kembali dibuka,” tegas Hendro. (rud/ria)

Editor : Syahaamah Fikria
#BPBD Karanganyar #karanganyar #sar #bukit mongkrang #Yasid Ahmad Firdaus #pendaki hilang #operasi SAR #operasi pencarian