Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Tanah Gerak di Kerjo Karanganyar Ancam Satu Rumah, Enam Orang Terancam Mengungsi

Rudi Hartono RS • Rabu, 18 Februari 2026 | 20:15 WIB
Aparat BPBD Kabupaten Karanganyar memantau kondisi tanah gerak di Desa Plosorejo, Kecamatan Kerjo, Karanganyar, Rabu (18/2/2026). (Rudi Hartono/Radar Solo)
Aparat BPBD Kabupaten Karanganyar memantau kondisi tanah gerak di Desa Plosorejo, Kecamatan Kerjo, Karanganyar, Rabu (18/2/2026). (Rudi Hartono/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Pergerakan tanah kembali terjadi di wilayah Kecamatan Kerjo, Karanganyar.

Kejadian tersebut dilaporkan berlangsung pada Senin (16/2/2026) sekitar pukul 06.00 WIB di Dusun Plosorejo RT 02 RW 04, Desa Plosorejo, Kecamatan Kerjo.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karanganyar, Hendro Prayitno menyampaikan laporan resmi telah dilakukan kepada bupati Karanganyar.

Laporan juga ditembuskan ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), BPBD Provinsi Jawa Tengah, wakil bupati, serta sekda Karanganyar.

”Pergerakan tanah terjadi setelah hujan dengan intensitas lebat dan durasi lama pada Minggu (15/2/2026), sehingga mengakibatkan genangan air di lahan alas karet milik PTPN. Kondisi tanah menjadi jenuh dan mengalami penurunan,” jelas Hendro, Rabu (18/2/2026).

Diungkapkan Hendro, di titik puncak, penurunan tanah mencapai kurang lebih 1,5 meter dan memanjang ke bawah sekitar 500 meter.

Pada bagian bawah terjadi pergeseran tanah sekitar 0,5 meter. Ditandai retakan memanjang selebar sekitar 10 sentimeter di sisi timur dan barat.

Dampaknya, rabat jalan desa ikut bergeser sekitar 0,5 meter sehingga membutuhkan penanganan darurat.

”Ada satu rumah warga bernama Sutarwo terancam terdampak. Dalam satu kepala keluarga tersebut terdapat enam jiwa, termasuk dua kelompok rentan yakni satu lansia dan satu balita,” ungkap Hendro.

BPBD telah melakukan pendataan dan kaji cepat di lokasi.

”Nilai kerusakan dan kerugian masih dalam tahap perhitungan. Kami terus memantau perkembangan di lapangan,” tegas Hendro. (rud/adi)

Editor : Adi Pras
#karanganyar #kerjo #bpbd provinsi jawa tengah #bnpb #tanah gerak #bpbd