RADARSOLO.COM – Kabupaten Karanganyar memiliki beragam destinasi wisata religi yang memadukan nilai spiritual, sejarah, dan arsitektur yang menawan. Mulai dari masjid megah bergaya Timur Tengah hingga kompleks pemakaman tokoh besar bangsa.
Selama momentum bulan suci Ramadhan, tak ada salahnya mengunjungi sejumlah tempat wisata religi ini. Selain untuk lebih mendekatkan diri kepada yang maha kuasa, juga belajar sejarah.
- Masjid Agung Madaniyah Karanganyar
Masjid ini telah menjadi ikon baru sekaligus pusat wisata religi di jantung kota Karanganyar.
Arsitekturnya yang megah terinspirasi oleh Masjid Nabawi di Madinah, lengkap dengan payung-payung raksasa di pelataran dan menara pandang setinggi 70 meter.
Daya tarik masjid ini adalah Alquran raksasa berukuran 1x1,5 meter dan pemandangan kota dari menara pandang.
Terlebih, Masjid Agung Madaniyah berada di pusat kota, tepatnya kawasan Alun-Alun Karanganyar. Selain itu buka selama 24 jam.
- Astana Giribangun Matesih
Kompleks pemakaman keluarga Presiden ke-2 RI Soeharto ini terletak di atas bukit (puncak Gunung Bangun) yang menawarkan suasana tenang dan khidmat dengan arsitektur Jawa yang kental.
Makam Pak Harto dan Ibu Tien Soeharto berada di dalam cungkup utama bermaterialkan marmer berkualitas tinggi. Jam bukanya mulai pukul 08.00 – 18.00 WIB.
- Astana Mangadeg Matesih
Astana Mangadeg berlokasi tak jauh dari Astana Giribangun. Makam ini merupakan tempat peristirahatan terakhir raja-raja Pura Mangkunegaran, termasuk Mangkunegara I (Pangeran Sambernyawa), sosok pahlawan yang gigih melawan penjajah.
Daya tarik dari makam ini adalah nilai sejarah perjuangan Pangeran Sambernyawa dan suasana pegunungan yang sejuk di ketinggian 750 mdpl.
Saat berkunjung, wisatawan diwajibkan berpakaian sopan. Wanita biasanya diminta mengenakan kain jarik yang disediakan.
- Bukit Jabal Kanil Tawangmangu
Gunung Jabal Kanil adalah salah satu destinasi wisata religi dan sejarah yang sangat penting di Kabupaten Karanganyar.
Terletak di Desa Bandardawung, Tawangmangu, tempat ini merupakan kompleks makam dan petilasan dari Syekh Maulana Maghribi, salah satu ulama besar perintis Islam di Tanah Jawa sebelum era Wali Songo.
Bukit ini diyakini sebagai salah satu pusat penyebaran agama Islam tertua di Jawa Tengah.
- Masjid Tiban Mojogedang
Masjid Tiban berada di Dusun Pulosari, Desa Kaliboto, Kecamatan Mojogedang, Karanganyar. Tempat ini diyakini sebagai masjid tertua di Karanganyar.
Punya nama lain Masjid Darul Muttaqin, masjid ini diyakini sudah berdiri sejak era Kerajaan Demak.
Bentuk bangunan masjid ini mirip dengan Masjid Demak. Mulai dari adanya mimbar, bedug, mahkota, hingga tiang tengah yang ada di dalamnya.
Adapun nama masjid tiban, karena tidak diketahui pasti kapan masjid tersebut berdiri. Sehingga diyakini muncul secara tiba-tiba. (adi)
Editor : Adi Pras