Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Batik Sekar Tanjung khas Karanganyar Tampil di D’Modifest Jateng 2026

Rudi Hartono RS • Minggu, 1 Maret 2026 | 16:50 WIB

Ketua Dekranasda Karanganyar Farida Rober Christanto menerima penghargaan di D’Modifest 2026 di Atrium The Park Semarang. (Dokumentasi Diskominfo Karanganyar)
Ketua Dekranasda Karanganyar Farida Rober Christanto menerima penghargaan di D’Modifest 2026 di Atrium The Park Semarang. (Dokumentasi Diskominfo Karanganyar)

RADARSOLO.COM – Panggung D’Modifest 2026 di Atrium The Park Semarang tak hanya diramaikan gemerlap modest fashion dan produk UMKM unggulan Jawa Tengah.

Di antara deretan peserta expo, Batik Sekar Tanjung asal Karanganyar tampil percaya diri memperkenalkan identitas lokalnya.

Batik Sekar Tanjung memanfaatkan momentum untuk menguatkan eksistensinya sebagai batik khas Karanganyar.

Motif yang terinspirasi dari kekayaan alam dan filosofi lokal Bumi Intanpari dipadukan dengan desain modern yang selaras dengan tren modest fashion, sehingga tampil adaptif tanpa meninggalkan akar budaya.

Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Karanganyar Farida Rober Christanto menyampaikan, keikutsertaan Batik Sekar Tanjung dalam event tersebut menjadi bagian dari komitmen memperluas promosi sekaligus mempertegas identitas batik daerah.

”Kegiatan ini menjadi ruang strategis untuk mengenalkan potensi kerajinan Karanganyar ke tingkat provinsi. Kami berharap Batik Sekar Tanjung semakin dikenal masyarakat luas dan benar-benar mampu menjadi batik khas Karanganyar yang membanggakan,” ujarnya.

Menurut Farida, penguatan branding batik lokal harus dilakukan secara konsisten melalui berbagai ajang pameran dan kolaborasi lintas daerah.

Dengan dukungan Dekranasda dan sinergi pelaku UMKM, ia optimistis produk kerajinan Karanganyar dapat terus berkembang dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Sementara itu, Ketua Dekranasda Provinsi Jawa Tengah Naval Arafah Yasin menegaskan, dekranasda bukan sekadar wadah promosi, melainkan motor penggerak agar UMKM naik kelas dan memiliki daya saing nasional maupun global.

”Melalui expo, talk show, hingga fashion show berbasis kearifan lokal, Dekranasda mendorong produk daerah agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” tegasnya. (rud/adi)

Editor : Adi Pras
#karanganyar #dekranasda #rober christanto #batik