Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Terapkan Metode Monokultur, Lahan BUMDes Kemiri Diproyeksikan Hasilkan 2,5 Ton Jagung Hibrida

Rudi Hartono RS • Minggu, 8 Maret 2026 | 11:49 WIB

Kapolda Jateng Irjen Pol Ribut Hari Wibowo, Bupati Karanganyar Rober Christanto, Kapolres KaranganyarAKBP Arman Sahti tanam jagung di Desa Kemiri, Kebakkramat, Sabtu (7/3/2026).
Kapolda Jateng Irjen Pol Ribut Hari Wibowo, Bupati Karanganyar Rober Christanto, Kapolres KaranganyarAKBP Arman Sahti tanam jagung di Desa Kemiri, Kebakkramat, Sabtu (7/3/2026).

RADARSOLO.COM-Upaya memperkuat ketahanan pangan nasional terus digalakkan secara masif di berbagai daerah.

Salah satu wujud nyata dari komitmen tersebut tecermin melalui kegiatan tanam jagung serentak Kuartal I Tahun 2026 di Dukuh Kramat RT 03/RW 06, Desa Kemiri, Kecamatan Kebakkramat, Karanganyar.

Kegiatan strategis pada Sabtu (7/3/2026) sore ini dihadiri Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ribut Hari Wibowo, Bupati Karanganyar Rober Christanto, Kapolres KaranganyarAKBP Arman Sahti, serta Wakapolres Karanganyar Kompol Miftakul Huda.

Turut hadir pula jajaran Pejabat Utama (PJU) Polda Jawa Tengah, unsur Forkopimda, perwakilan dinas terkait, serta anggota kelompok tani setempat.

Sinergi Polri dan Petani Dukung Pangan

Dalam kegiatan tersebut, para pejabat bersama petani terjun langsung ke lahan seluas 2,3 hektare milik warga—yang saat ini dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Kemiri.

Mereka melakukan penanaman bibit jagung secara simbolis.

Aksi turun ke sawah ini merupakan bagian dari program penanaman jagung serentak skala nasional yang diinisiasi guna mendongkrak volume produksi komoditas pokok.

Di sela-sela kegiatan di lahan pertanian, seluruh peserta juga berkesempatan mengikuti arahan langsung dari Kapolri secara daring melalui konferensi video.

Dalam arahannya, Kapolri memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak, baik aparat kepolisian, pemerintah daerah, maupun masyarakat, yang telah bersinergi menyukseskan program ketahanan pangan di wilayah masing-masing.

Metode Monokultur dan Bantuan Alat Tani

Sebagai bentuk dukungan konkret kepada para petani, penyelenggara juga menyerahkan sejumlah bantuan sarana pertanian kepada Kelompok Rukun Tani Desa Kemiri.

Baca Juga: Hasil Drawing ASEAN U-17 2026: Indonesia Satu Grup dengan Vietnam dan Malaysia!

Bantuan logistik yang disalurkan meliputi mesin pemipil jagung, pompa air, alat semprot hama, pupuk, benih unggul, hingga seperangkat alat tanam jagung.

Adapun benih yang ditanam pada area percontohan ini menggunakan varietas jagung hibrida jenis Pioneer dengan penerapan metode pertanian monokultur.

Dengan penerapan metode dan bibit unggul pada hamparan seluas 2,3 hektare tersebut, hasil panen nantinya diproyeksikan mampu menyentuh angka 2,5 ton jagung.

Kapolres Karanganyar, AKBP Arman Sahti, menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektoral ini merupakan bukti kehadiran negara dalam menyokong denyut nadi perekonomian desa.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat mendorong semangat para petani lokal untuk terus konsisten meningkatkan kapasitas produksi pertanian mereka,” pungkasnya. (rud)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#metode monokultur #kapolda jateng tanam jagung #karanganyar #bumdes #bupati karanganyar #kebakkramat #Desa Kemiri #rober christanto