Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Bengawan Solo Meluap, Rumah 15 KK di Jaten Karanganyar Terendam

Rudi Hartono RS • Rabu, 15 April 2026 | 11:22 WIB

 

Kondisi banjir luapan Sungai Bengawan Solo di Dusun Daleman, Desa Ngringo, Jaten, Karanganyar, Rabu (15/4/2026). (Rudi Hartono/Radar Solo)
Kondisi banjir luapan Sungai Bengawan Solo di Dusun Daleman, Desa Ngringo, Jaten, Karanganyar, Rabu (15/4/2026). (Rudi Hartono/Radar Solo)

 

RADARSOLO.COM – Luapan Sungai Bengawan Solo akibat tingginya curah hujan merendam permukiman warga di Kabupaten Karanganyar, Rabu (15/4/2026).

Meski secara umum kondisi wilayah masih terkendali, sejumlah titik di bantaran sungai mulai terdampak, terutama di Dusun Daleman, Desa Ngringo, Kecamatan Jaten.

Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar Hendro Prayitno menjelaskan, ketinggian air di lokasi terparah yang berada dekat aliran sungai sempat mencapai sekitar satu meter.

Baca Juga: Soroti Lesunya Ekonomi dan Pariwisata, DPRD Karanganyar Sebut karena Jalan Rusak

“Di Dusun Daleman terdapat sekitar 40 KK dengan total 136 jiwa. Namun yang terdampak langsung saat ini sebanyak 15 KK atau sekitar 49 jiwa,” ujarnya.

Menurutnya, kenaikan debit air terjadi sejak pagi hari. Namun, memasuki siang, genangan mulai menunjukkan tren penurunan.

Tim BPBD bersama unsur terkait langsung turun ke lokasi untuk melakukan penanganan.

Baca Juga: DJP Jateng II Blokir Rekening 199 Wajib Pajak karena Tunggakan Rp 109 Miliar

“Kami bersama Pak Camat, Babinkamtibmas, dan PJ Kepala Desa sudah melakukan pengecekan sekaligus menyalurkan bantuan logistik,” jelasnya.

Bantuan yang diberikan berupa kebutuhan logistik untuk mendukung kerja bakti warga serta konsumsi bagi masyarakat terdampak banjir.

Selain di Kecamatan Jaten, luapan Bengawan Solo juga terpantau di jalur penghubung Desa Tlumpuk; dan Desa Kebak, Kecamatan Kebakkramat.

Baca Juga: Ancaman Kiriman Air dari Hulu, Warga Bantaran Bengawan Solo di Wilayah Sragen Mulai Waswas Siaga Banjir

Namun, di lokasi tersebut air masih sebatas menggenangi pekarangan dan belum masuk ke dalam rumah warga.

BPBD mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di sepanjang bantaran sungai, untuk meningkatkan kewaspadaan. 

Mengingat kondisi cuaca yang masih fluktuatif, potensi kenaikan debit air masih dapat terjadi sewaktu-waktu.

Baca Juga: Ditemukan Sejauh 6 Km, Petani Wonosobo yang Tertimpa Longsor dan Terjatuh ke Sungai Berakhir Tragis

“Tim reaksi cepat masih kami siagakan di titik-titik rawan untuk memantau perkembangan di lapangan,” tegas Hendro.

Pihaknya berharap kondisi air segera surut sepenuhnya agar warga dapat kembali beraktivitas seperti biasa.

“Semoga siang ini air cepat surut dan warga bisa kembali normal,” pungkasnya. (rud/adi) 

Editor : Adi Pras
#bengawan solo #BPBD Karanganyar #karanganyar #jaten #banjir