RADARSOLO.COM – Peredaran rokok bodong alias tanpa cukai masih menjadi peer (pekerjaan rumah) serius.
Wakil Bupati Karanganyar Adhe Eliana menegaskan, pemberantasan tidak bisa hanya mengandalkan aparat penegak hukum (APH). Peran aktif masyarakat dinilai menjadi kunci.
Komitmen tersebut disampaikan Adeh saat sosialisasi gempur rokok ilegal di Ruang Anthurium, Pendapa Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (16/4/2026).
Kegiatan ini dalam rangka memperingati HUT Ke-76 Satpol PP, HUT Ke-107 Damkar, serta HUT Ke-64 Linmas.
Baca Juga: Hampir Rp 1 Miliar, Kejari Karanganyar Tarik dan Setor Uang Korupsi Alkes ke Negara
“Rokok ilegal bukan sekadar pelanggaran administrasi, tetapi berdampak luas terhadap negara dan masyarakat. Rokok ilegal merugikan negara dari sisi penerimaan cukai. Juga berdampak pada ketertiban umum dan kesehatan masyarakat,” tegas Adhe.
Tak heran, Adhe mengajak masyarakat tidak tinggal diam. Harus berani melapor jika menemukan indikasi peredaran rokok bodong di lingkungannya.
“Melalui sosialisasi ini, kami berharap masyarakat semakin sadar. Harus ikut berperan aktif mendukung penegakan hukum,” pesannya.
Baca Juga: Longsor Hantui Kalikobok Sragen, Tanah Ambles 2 Meter Rusak Tiga Rumah
Menurut Adhe, sinergitas antara pemerintah, APH, dan masyarakat harus diperkuat. Sehingga peredaran rokok ilegal bisa ditekan secara maksimal.
Selain sosialisasi, kegiatan juga diisi pemaparan pemanfaatan dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT) yang kembali ke daerah. Dimanfaatkan untuk mendukung pembangunan dan pelayanan publik.
Pada kesempatan ini, juga diserahkan bantuan corporate social responsibility (CSR) dari PUDAM Tirta Lawu sebesar Rp 15 juta. Bantuan digunakan untuk pengadaan pakaian operasional bagi petugas damkar.
Sementara itu, Adhe mengapresiasi jajaran satpol PP, damkar, dan linmas yang konsisten menjaga ketertiban umum dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Baca Juga: DBHCHT Karanganyar 2026 Dipangkas Jadi Rp 10 Miliar, Prioritas untuk Bansos dan Kesehatan
Melalui momentum ini, Pemkab Karanganyar berharap kesadaran publik meningkat, sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam menggempur peredaran rokok ilegal.
“Peran mereka sangat vital. Mulai dari penegakan perda, hingga penanganan kebencanaan. Ini harus terus didukung bersama,” tandas Adhe. (rud/fer)
Editor : Adi Pras