RADARSOLO.COM – Kabupaten Karanganyar kembali memanjakan wisatawan dengan kehadiran destinasi baru yang tengah viral di media sosial.
Selain wisata alam di lereng Gunung Lawu yang menawan, ruang publik di perkotaan juga mengalami perubahan signifikan. Berikut daftar wajah baru Bumi Intanpari di sektor pariwisata.
1.Sensasi Baru di Tawangmangu: Menikmati Panorama Lawu dari Kereta Gantung Mitis Skyline
Kawasan Tawangmangu, Karanganyar, kembali menghadirkan destinasi yang langsung viral di media sosial.
Mitis Skyline hadir sebagai wahana baru yang menawarkan sensasi naik kereta gantung di lereng Gunung Lawu.
Destinasi ini menjadi pelarian sempurna bagi wisatawan yang ingin menikmati udara sejuk dan pemandangan hijau tanpa perlu menempuh perjalanan jauh.
Resmi beroperasi sejak 20 Maret 2026, konsep utamanya adalah menyuguhkan bird’s eye view.
Di mana pengunjung bisa melihat hamparan hutan dan perbukitan dari ketinggian secara leluasa. Harga tiketnya yang sangat terjangkau.
2.Menikmati Hijaunya Kebun Teh Kemuning dengan Kereta Mini
Di Kemuning Sky Hills, Ngargoyoso, Karanganyar, sebenarnya ada dua jenis wahana "kereta" yang bisa dinikmati pengunjung dengan pengalaman yang berbeda.
Yang terbaru adalah kereta kebun. Wahana kereta terbuka ini mengajak pengunjung berkeliling menyusuri hamparan kebun teh dengan naik kereta mini.
Baca Juga: Wabup Karanganyar Murka, Banyak Pejabat Absen di Rapat Paripurna LKPJ 2025
Wahana ini sangat cocok untuk keluarga atau anak-anak karena jalannya santai.
Selain itu memungkinkan pengunjung menikmati udara sejuk tanpa perlu berjalan kaki jauh. Tarifnya sekitar Rp 20 ribu untuk dua kali putaran.
3.Berolahraga di CFD Lawu dengan Durasi Lebih Panjang
Pemkab Karanganyar resmi menambah durasi pelaksanaan car free day (CFD) di Jalan Lawu dari pukul 06.00 WIB hingga pukul 10.00 WIB.
Kebijakan itu mulai diberlakukan sejak Minggu (19/4/2026). Sementara untuk titiknya tidak ada perubahan, yakni dari simpang empat Papahan hingga simpang empat Pegadaian.
Baca Juga: DPRD Sragen Soroti Aset Mangkrak Pemkab, Usul Eks Rumdin Bupati Jadi Kafe
Kebijakan ini diambil sebagai langkah nyata pemerintah daerah dalam mendukung penghematan energi dan menekan emisi karbon di Bumi Intanpari.
Selain fokus pada lingkungan, perpanjangan durasi CFD Lawu juga untuk menggeliatkan ekonomi lokal dan kesehatan masyarakat. (adi)
Editor : Adi Pras