RADARSOLO.COM – Aktivitas alat berat kembali terlihat di wilayah Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso, Karanganyar yang notabene daerah perbukitan Gunung Lawu rawan longsor.
Operasional alat berat tersebut memicu kekhawatiran warga lantaran lokasi pengerukan juga berada di tepi aliran air yang selama ini dimanfaatkan masyarakat.
Salah seorang warga setempat, Klepo mengatakan, sebelumnya aktivitas pengerukan sempat berhenti. Namun belakangan alat berat kembali beroperasi di lokasi tersebut.
Baca Juga: Nama-nama yang Lolos Seleksi JPTP Pemkab Karanganyar
”Dulu sempat berhenti, tapi sekarang jalan lagi. Sudah hampir tiga hari ini mas. Warga khawatir kalau terus dilakukan bisa merusak lingkungan, apalagi posisinya dekat aliran air warga,” ujarnya, saat dihubungi Selasa (19/5/2026) siang.
Menurut warga, aktivitas pengerukan itu dikhawatirkan berdampak pada ekosistem sekitar, termasuk potensi kerusakan bantaran dan kualitas aliran air yang digunakan masyarakat sehari-hari.
Sementara itu, Kepala Desa Berjo Dwi Haryanto sebelumnya telah memberikan klarifikasi terkait aktivitas tersebut.
Baca Juga: Antrean Bantuan Pangan di Sragen Kulon Mengular, Beras dan Minyak Ludes
Ia menegaskan pemerintah desa sejak awal tidak mengetahui adanya kegiatan pengerukan di lokasi tersebut.
”Njeh, tidak tahu kami mas. Sebelumnya tidak ada pemberitahuan. Lahan itu milik siapa dan mau dijadikan apa juga tidak tahu. Kami tahunya justru setelah ada warga yang memposting di media sosial,” ujarnya.
Ia menambahkan, hingga kini pemerintah desa masih melakukan penelusuran terkait aktivitas tersebut, termasuk dampak yang mungkin dirasakan masyarakat sekitar.
Baca Juga: Mandi di Sungai Sengkarang, Remaja asal Pekalongan Meninggal Terseret Arus
Pihak desa juga berharap ada koordinasi dari pihak terkait agar aktivitas di kawasan tersebut tidak menimbulkan keresahan maupun kerusakan lingkungan. (rud/adi)
Editor : Adi Pras