RADARSOLO.COM – Bupati Karanganyar Rober Christanto mengajak masyarakat menjaga persatuan dan memperkuat karakter generasi muda di tengah derasnya arus informasi dan perkembangan teknologi.
Ajakan itu disampaikan saat memimpin Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) dan Hari Lahir Pancasila 2026 di Halaman Kantor Bupati Karanganyar, Senin (1/6/2026).
Upacara diikuti unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala organisasi perangkat daerah, aparatur sipil negara (ASN), TNI, Polri, pelajar, dan berbagai elemen masyarakat.
Baca Juga: Polres Karanganyar Siagakan Personel Antisipasi Gesekan Antarperguruan Silat
Momentum tersebut dimanfaatkan untuk mengingat kembali semangat perjuangan para pendiri bangsa sekaligus memperkuat komitmen menjaga persatuan dan kebhinekaan.
Rober menyampaikan, Hari Kebangkitan Nasional dan Hari Lahir Pancasila merupakan dua tonggak penting dalam perjalanan bangsa Indonesia.
Harkitnas menjadi simbol lahirnya kesadaran kebangsaan melalui berdirinya Boedi Oetomo pada 1908. Sedangkan Hari Lahir Pancasila menjadi peneguh arah dan jati diri bangsa dalam menghadapi tantangan zaman.
Baca Juga: Lalai saat Masak Daging Kurban, Rumah Warga Sragen Terbakar: Mobil dan Motor Ikut Hangus
Menurut dia, tema Harkitnas 2026, Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara, menegaskan pentingnya peran generasi muda sebagai penentu masa depan Indonesia.
Karena itu, pembangunan sumber daya manusia tidak cukup hanya berfokus pada aspek akademik dan keterampilan, tetapi juga pembentukan karakter, moral, serta nilai-nilai kebangsaan.
”Generasi muda hari ini hidup di era yang penuh peluang sekaligus tantangan. Mereka harus mampu memanfaatkan teknologi secara positif, memiliki karakter yang kuat, serta tetap berpegang pada nilai-nilai kebangsaan agar tidak kehilangan jati diri sebagai bangsa Indonesia,” ujarnya.
Baca Juga: Hendak Tawuran, 19 Remaja di Karanganyar Diamankan Polisi
Rober menegaskan, Pancasila tetap relevan sebagai pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Terutama dalam menjaga persatuan di tengah keberagaman yang dimiliki Indonesia.
Pada peringatan Hari Lahir Pancasila yang mengusung tema Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia, ia mengajak masyarakat mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, keberagaman bukan alasan untuk terpecah, melainkan kekuatan yang harus dirawat bersama.
Baca Juga: Lapas IIA Sragen Perketat Pengawasan Halinar
”Persatuan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab seluruh masyarakat. Ketika kita saling menghormati, saling membantu, dan mengedepankan semangat gotong royong, maka kehidupan yang aman, damai, dan sejahtera dapat terwujud,” katanya. (rud/adi)
Editor : Adi Pras