Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Pemakaman Wanita Obesitas di Karanganyar Libatkan Crane, Bobot Capai 175 Kg

Rudi Hartono RS • Selasa, 2 Juni 2026 | 14:02 WIB

 

Tim Gabungan saat melakukan proses pemakaman terhadap warga obesitas di Kelurahan Jungke, Kecamatan Karanganyar, Selasa (2/6/2026). (Rudi Hartono/Radar Solo)
Tim Gabungan saat melakukan proses pemakaman terhadap warga obesitas di Kelurahan Jungke, Kecamatan Karanganyar, Selasa (2/6/2026). (Rudi Hartono/Radar Solo)

 

RADARSOLO.COM - Proses pemakaman seorang warga dengan kondisi obesitas di Kelurahan Jungke, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Karanganyar pada Selasa (2/6/2026) harus melibatkan alat berat berupa crane.

Jenazah yang dimakamkan adalah Linda KH, 24, warga Padangan, Kelurahan Jungke. Dimana berat badannya sekitar 175 kilogram.

Almarhumah meninggal dunia pada Senin (1/6/2026) pukul 18.00 WIB dan dimakamkan keesokan harinya di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pasarehan Jungke.

Baca Juga: Hasil Musancab PDIP Karanganyar Dikritik: Orang Baru Masuk Struktur, Dinilai Rusak Jati Diri Partai

Proses pemberangkatan jenazah menuju lokasi pemakaman menjadi perhatian warga karena kondisi fisik almarhumah yang mengalami obesitas.

Untuk memastikan proses berjalan aman dan lancar, petugas gabungan dari berbagai unsur menggunakan bantuan crane guna memindahkan jenazah dari rumah duka menuju kendaraan pengangkut sebelum diberangkatkan ke lokasi pemakaman.

Puluhan personel gabungan dari TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar, relawan kebencanaan, serta warga sekitar turut membantu selama proses berlangsung.

Baca Juga: Sekolah Rakyat Jenjang SD di Sragen Minim Peminat, Hanya Tiga Siswa di Tahun Ajaran Baru

Pengamanan area juga dilakukan untuk mengantisipasi kerumunan warga yang ingin menyaksikan proses pemakaman.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Karanganyar Hendro Prayitno mengungkapkan, pihaknya menerjunkan personel dan peralatan pendukung setelah menerima permintaan bantuan dari keluarga dan pemerintah setempat.

"Kami berkoordinasi dengan TNI, Polri, relawan serta perangkat wilayah untuk membantu proses pemakaman agar dapat berjalan dengan aman, lancar, dan tetap menghormati almarhumah serta keluarga yang ditinggalkan. Karena kondisi jenazah memerlukan penanganan khusus, digunakan alat crane untuk memudahkan proses pemindahan dan mengurangi risiko bagi petugas maupun warga yang membantu," ujar Hendro, Selasa (2/6/2026).

Baca Juga: Hari Lahir Pancasila, Bupati Karanganyar Ajak Warga Jaga Persatuan

Menurut Hendro, seluruh rangkaian proses pemakaman berlangsung kondusif hingga jenazah dimakamkan di TPU Pasarehan Jungke. Ia juga mengapresiasi sinergi seluruh unsur yang terlibat dalam membantu keluarga.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bergotong royong membantu proses pemakaman. Ini menjadi wujud kepedulian dan kebersamaan masyarakat dalam membantu sesama yang sedang mengalami kedukaan," tambahnya.

Pemakaman selesai dilaksanakan sekitar pukul 10.00 WIB dan berlangsung khidmat dengan dihadiri keluarga, kerabat, tetangga, serta masyarakat sekitar yang turut mengantarkan almarhumah ke tempat peristirahatan terakhirnya. (rud/adi) 

Editor : Adi Pras
#BPBD Karanganyar #karanganyar #crane #kelurahan jungke #obesitas