Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Gaya Hidup Photo

Sambut MPLS, Disdikbud Karanganyar Larang Keras Perpeloncoan dan Kekerasan

Rudi Hartono RS • Minggu, 12 Juli 2026 | 17:04 WIB

 

Kepala Disdikbud Karanganyar Hendro Prayitno. (Rudi Hartono/Radar Solo)
Kepala Disdikbud Karanganyar Hendro Prayitno. (Rudi Hartono/Radar Solo)

 

RADARSOLO.COM - Memasuki tahun ajaran baru 2026/2027, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Karanganyar mengeluarkan imbauan tegas terkait pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

Seluruh satuan pendidikan di Bumi Intanpari diminta untuk memastikan kegiatan MPLS berjalan aman, ramah, dan bebas dari segala bentuk intimidasi.

​Kepala Disdikbud Kabupaten Karanganyar, Hendro Prayitno menekankan, MPLS harus menjadi momentum yang menyenangkan bagi peserta didik baru, bukan sebaliknya.

Baca Juga: Berburu Jajanan di Tengah Kota Karanganyar, dari Alun-Alun hingga Terminal Bejen

Ia melarang keras adanya praktik perpeloncoan, kekerasan fisik maupun verbal, hingga aksi perundungan (bullying) dalam bentuk apa pun di lingkungan sekolah.

​"Laksanakan MPLS ini sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Tidak boleh ada perpeloncoan, kekerasan, intimidasi, maupun perundungan. Kenalkan budaya sekolah yang berkarakter, jujur, disiplin, gotong royong, dan saling menghormati," tegas Hendro saat memberikan keterangan, Minggu (12/7/2026).

​Hendro meminta seluruh kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, hingga orang tua untuk menyambut para siswa baru dengan hangat.

Baca Juga: Buntut OTT Bupati Sukoharjo, Pemkab Sragen Pilih Ngerem Pencairan Dana Hibah

Budaya 3S (Senyum, Salam, Sapa) harus diterapkan sejak hari pertama masuk sekolah agar siswa merasa diterima sebagai bagian dari keluarga besar sekolah.

​"Saya berharap para kepala sekolah bisa menjadi teladan dalam menciptakan iklim sekolah yang humanis dan berorientasi pada kepentingan terbaik bagi anak. Jadikan sekolah sebagai rumah kedua yang memberikan rasa aman, nyaman, dan kebahagiaan," lanjutnya.

​Selain itu, pihak sekolah juga diinstruksikan untuk melibatkan ekosistem pendidikan secara aktif guna mendampingi siswa baru agar cepat beradaptasi dengan lingkungan yang baru.

Baca Juga: Bendungan Jlantah Jatiyoso Karanganyar Resmi Beroperasi, Pembangunan Telan Rp 1 Triliun

Hendro juga mengingatkan pentingnya menumbuhkan semangat belajar, rasa cinta tanah air, serta pembiasaan hidup bersih, sehat, tertib, dan berakhlak mulia selama masa pengenalan tersebut.

​Di akhir keterangannya, Hendro mengucapkan selamat mengikuti MPLS tahun ajaran 2026/2027 kepada seluruh siswa baru di Karanganyar.

​"Mari kita bersama-sama mewujudkan pendidikan di Kabupaten Karanganyar yang unggul, berkarakter, dan berbudaya demi mencetak generasi yang cerdas, sehat, dan berakhlak mulia," pungkasnya. (rud/adi) 

Editor : Adi Pras
#karanganyar #perploncoan #murid baru #disdikbud karanganyar #MPLS