RADARSOLO.COM – Nasib nahas menimpa seorang ibu dan anaknya saat melintas di Jalan Gaum, Desa Gaum, Kecamatan Tasikmadu, Kabupaten Karanganyar, Rabu (22/7/2026) siang.
Pohon besar yang sudah lapuk tumbang akibat angin kencang dan menimpa sepeda motor yang mereka tumpangi.
Akibat kejadian tersebut, pengendara atas nama Tri Winarsih warga Maguan RT 008/006, Desa Gaum, Kecamatan Tasikmadu mengalami luka ringan.
Baca Juga: Kebakaran Pabrik Sendal di Kebakkramat Karanganyar Sebabkan Kerugian Rp 10 Miliar
Sementara anaknya, Yanuar Arifin Aldiano juga mengalami luka dan mendapat perawatan di RSUD Karanganyar.
Selain ibu dan anak tersebut, pohon tumbang juga menimpa pengendara lain. Korban kedua yakni Yuda Vesta Mayora warga Ngemping RT 005/013, Desa Sringin, Kecamatan Jumantono.
Dia mengalami luka berat dan harus dirujuk ke RSUD Dr. Moewardi Surakarta untuk penanganan intensif.
Baca Juga: Industri Rokok Lokal di Sragen Utara Terancam Beredarnya Produk Ilegal
”Kejadian bermula dari kondisi pohon yang sudah lapuk ditambah angin kencang. Pohon kemudian tumbang dan menimpa dua unit kendaraan roda dua yang sedang melintas,” jelas Kepala Pelaksana BPBD Karanganyar, Sugiharjo.
Usai kejadian, Tim BPBD bersama instansi terkait langsung turun ke lokasi. Petugas melakukan evakuasi batang pohon dan pengaturan lalu lintas agar arus kendaraan kembali normal.
”Tim sudah berada di lokasi untuk evakuasi pohon dan pengaturan lalu lintas. Korban sudah ditangani dan dirawat di RS,” kata Sugiharjo.
Ia mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat berkendara, terutama di musim angin kencang.
Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan pendataan dan pemangkasan pohon-pohon yang berpotensi tumbang.
"Ke depan kami akan identifikasi pohon-pohon rawan. Kami minta masyarakat juga segera melapor jika melihat pohon yang sudah lapuk dan membahayakan pengguna jalan," tegasnya.
Baca Juga: SDN Mojorejo 1 di Sragen Disatroni Maling, Proyektor Ruang Guru Raib
Hingga sore, arus lalu lintas di Jalan Gaum sudah kembali lancar setelah proses evakuasi selesai. (rud/adi)
Editor : Adi Pras