Pemkab Karanganyar Tebar 15 Ribu Benih Ikan di Waduk Lalung dan Jlantah

Rudi Hartono RS • Dipublikasikan Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:00 WIB

 

Bupati Karanganyar Rober Christanto tebar benih ikan di Waduk Lalung, Jumat (21/8/2026). (Rudi Hartono/Radar Solo)
Bupati Karanganyar Rober Christanto tebar benih ikan di Waduk Lalung, Jumat (21/8/2026). (Rudi Hartono/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Semangat HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan HUT Ke-81 Provinsi Jawa Tengah, diwujudkan Pemkab Karanganyar lewat aksi nyata. Berupa tebar 15 ribu benih ikan di Waduk Lalung dan Waduk Jlantah, Jumat (21/8/2026).

Masing-masing 7.500 benih ikan ditebar di kedua waduk tersebut. Benih yang dilepas berupa ikan nilem dan tawes.

Upaya ini diharapkan menjaga keseimbangan ekosistem perairan, sekaligus memberikan manfaat ekonomi dan pangan bagi masyarakat.

Tebar ikan di Waduk Lalung dilakukan secara simbolis oleh Bupati Karanganyar Rober Christanto. Sedangkan di Waduk Jlantah, melibatkan Camat Jatiyoso bersama para kepala desa.

Baca Juga: Pemkab Sragen Galang Donasi dan Doa untuk Korban Gempa NTT

Rober menegaskan, kegiatan tersebut bukan sekadar seremoni memperingati hari kemerdekaan.

Menurutnya, momentum hari kemerdekaan harus diisi dengan kegiatan yang berdampak nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat.

“Jangan sampai peringatan kemerdekaan hanya menjadi seremoni. Kami ingin ada kegiatan yang memberikan manfaat nyata. Salah satunya menjaga ekosistem perairan dan memperkuat ketahanan pangan masyarakat,” jelas Rober.

Rober menambahkan, populasi ikan yang terjaga akan mendukung keseimbangan ekosistem waduk. Di sisi lain, sumber daya perairan juga berpotensi dimanfaatkan masyarakat secara berkelanjutan.

Baca Juga: Dua Kali Kebakaran Kandang di Karanganyar, Ribuan Ayam Terpanggang

Rober juga meminta masyarakat ikut menjaga kelestarian waduk. Aktivitas yang berpotensi merusak lingkungan perairan, maupun mengganggu perkembangan populasi ikan, harus dihindari.

“Ini harus dijaga bersama. Kalau ekosistemnya baik, manfaatnya juga akan kembali kepada masyarakat,” bebernya.

Di sisi lain, Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan (Dispertan PP) Karanganyar menggelar pembinaan petugas inseminasi buatan (IB) di Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Karanganyar. Di sini, Rober menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan kepada peternak.

Petugas IB, tidak cukup hanya menguasai kemampuan teknis. Mereka juga harus mampu berkomunikasi dengan baik, serta memberikan pendampingan kepada peternak.

Baca Juga: Dugaan Keracunan MBG di SDN 4 Sragen, Sejumlah Siswa Mual dan Muntah

“Petugas tidak hanya bekerja secara teknis, tetapi juga harus bisa memberikan semangat dan pendampingan kepada para peternak. Peternak harus merasa dilayani dan dibantu,” tegasnya.

Kepala Dispertan PP Karanganyar Feriana Dwi Kurniawati menyebut, pembinaan petugas IB juga diisi kegiatan teknis. Di antaranya pengisian ulang straw semen beku dan nitrogen cair.

“Pembinaan ini bagian dari upaya meningkatkan kapasitas petugas. Kami juga ingin memastikan, pelayanan inseminasi buatan kepada peternak dapat berjalan optimal,” ujarnya.

Baca Juga: Dinsos Karanganyar Banjir Keluhan Perubahan Status Desil

Penguatan kapasitas petugas sangat penting, untuk memastikan layanan reproduksi ternak berjalan sesuai standar. Sehingga peningkatan produktivitas peternakan bisa terus didorong. (rud/fer)

Editor : Adi Pras
Bupati Karanganyar Rober Christanto karanganyar waduk lalung waduk jlantah benih ikan