RADARSOLO.COM— Kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo, Mojosongo, Jebres, Solo, mulai berdampak terhadap warga di wilayah Kabupaten Karanganyar.
Sedikitnya tiga dusun di Desa Plesungan, Kecamatan Gondangrejo, Karanganyar terdampak kepulan asap dari kebakaran yang terjadi pada Rabu (2/9/2026) petang.
Baca Juga: Kobaran Api Makin Membesar, Warga di Sekitar TPA Putri Cempo Panik
Kepala Dusun Sulurejo, Desa Plesungan, Joko Mulyono mengatakan, wilayah yang terdampak asap meliputi Dusun Ingastejo, Mojorejo, dan Ngrancang.
Diperkirakan lebih dari 1.000 kepala keluarga (KK) berada di kawasan yang terdampak.
”Ada sekitar 1.000 lebih KK yang terdampak. Untuk sementara tiga dusun, yakni Ingastejo, Mojorejo, dan Ngrancang, terdampak asap dari kebakaran Putri Cempo,” ujar Joko.
Menurut dia, warga masih bersiaga dan melakukan pemantauan perkembangan kebakaran.
Terlebih, jarak sejumlah permukiman dengan lokasi TPA Putri Cempo relatif dekat.
”Saat ini warga masih siaga. Ada kegiatan warga dan kami masih melakukan pemantauan karena jaraknya sekitar satu kilometer dari TPA Putri Cempo. Kami menunggu perkembangan selanjutnya,” katanya.
Kondisi tersebut membuat warga terus mencermati arah pergerakan asap.
Baca Juga: TPA Putri Cempo Membara, Api Berkobar di Blok D, Bagaimana Nasib Warga?
Langkah antisipasi dilakukan sembari menunggu perkembangan penanganan kebakaran di lokasi TPA.
Sementara itu, TPA Putri Cempo di Mojosongo, Kecamatan Jebres, Solo, dilaporkan membara pada Rabu petang. Kobaran api terlihat cukup besar di Blok D kawasan TPA.
Informasi awal kebakaran diketahui warga yang melihat kobaran api di kawasan tersebut.
Mereka kemudian melaporkannya kepada petugas sampah yang berada di lokasi. Informasi itu selanjutnya diteruskan kepada Dinas Pemadam Kebakaran Kota Surakarta untuk dilakukan penanganan.
Baca Juga: Link Cek Desil Terbaru September 2026, Apakah Data Bisa Diubah Jika Tak Sesuai?
Meski kobaran api cukup besar, titik kebakaran disebut masih berjarak cukup jauh dari permukiman warga di sekitar TPA.
Hingga berita ini ditulis, belum ada laporan mengenai dampak langsung kebakaran terhadap permukiman di sekitar lokasi.
Namun, kepulan asap mulai dirasakan warga di wilayah Plesungan yang berada di sisi utara TPA.
Dengan jarak sekitar 1 kilometer, warga memilih meningkatkan kewaspadaan sembari memantau perkembangan kebakaran.
Petugas pemadam kebakaran masih melakukan upaya penanganan untuk mengendalikan kobaran api di kawasan TPA. Perkembangan kondisi di lapangan masih terus dipantau, terutama terkait arah pergerakan asap dan potensi meluasnya titik kebakaran. (rud)
Editor : Tri Wahyu CahyonoSumber : Radarsolo.jawapos.com