Dinkes Karanganyar Buka Layanan Kesehatan Gratis bagi Warga Terdampak Kebakaran TPA Putri Cempo Solo

Rudi Hartono RS • Dipublikasikan Jumat, 4 September 2026 | 15:52 WIB
Kepala Dinkes Karanganyar Dwi Rsuharyati saat mendatangi PKD di Desa Plesungan, Gondangrejo untuk mengecek dampak asap TPA Putri Cempo, Jumat (4/9/2026). (Rudi Hartono/Radar Solo)
Kepala Dinkes Karanganyar Dwi Rsuharyati saat mendatangi PKD di Desa Plesungan, Gondangrejo untuk mengecek dampak asap TPA Putri Cempo, Jumat (4/9/2026). (Rudi Hartono/Radar Solo)

 

RADARSOLO.COM – Menghadapi potensi dampak buruk paparan asap akibat terbakarnya kembali Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo, Solo, Dinas Kesehatan (Dinkes) Karanganyar meningkatkan kesiapsiagaan penuh.

Seluruh fasilitas kesehatan (faskes) di kawasan perbatasan seperti Kecamatan Gondangrejo disiagakan nonstop untuk melayani dan menjamin kesehatan warga terdampak tanpa dipungut biaya alias gratis.

​Kesiapsiagaan tersebut diwujudkan melalui aksi cepat lintas sektor bersama BPBD Karanganyar yang dikoordinasikan sejak Rabu (2/9/2026) malam.

Baca Juga: Usaha Mebel di Jumapolo Karanganyar Terbakar, Kerugian Rp 300 Juta

Langkah darurat ini difokuskan di area paling rawan terdampak asap, seperti Desa Plesungan, Kecamatan Gondangrejo.

​Kepala Dinkes Karanganyar Dwi Rusharyati menegaskan, jaringan pelayanan kesehatan dari tingkat Puskesmas hingga poliklinik kesehatan desa (PKD) telah diinstruksikan untuk langsung beroperasi secara maksimal.

”Kemarin begitu ada laporan masuk lewat grup komunikasi darurat BPBD, kami langsung bergerak cepat. Saya instruksikan Kepala Puskesmas dan KTU untuk menyiagakan PKD dan membuka layanan bagi masyarakat yang membutuhkan pemeriksaan kesehatan,” kata Dwi, Kamis (3/9/2026).

Baca Juga: Tradisi 11 Tahun Desa Jambanan Dilirik Jadi Agenda Sragen, tapi Terkendala Anggaran

​Bentuk nyata kesiapsiagaan Dinkes di lapangan tidak hanya mengandalkan bidan desa di PKD, tetapi juga memperkuat personel medis dengan mengirimkan tim dokter dan perawat secara langsung.

Informasi kesiapan layanan kesehatan ini juga telah disebarluaskan ke jajaran perangkat desa setempat agar warga yang mengalami keluhan kesehatan akibat asap dapat segera tertangani.

Guna menunjang operasional 24 jam, ketersediaan logistik medis juga dipastikan aman.

Baca Juga: Asap Kebakaran TPA Putri Cempo Berdampak ke Warga Plesungan, BPBD-PMI Karanganyar Bagikan Masker

”Kesiapan obat-obatan, BMHP (Bahan Medis Habis Pakai), serta sarana pendukung lainnya sudah dikirim dan disuplai penuh hari ini,” jelasnya.

​Selain menyiagakan armada ambulans milik faskes dan relawan, Dinkes Karanganyar turut membangun sinergi rujukan lintas wilayah dengan Puskesmas Sibela, Solo.

Langkah ini diambil agar koordinasi penanganan pasien perbatasan Karanganyar-Solo berjalan lancar tanpa hambatan birokrasi.

Baca Juga: Ironis, Siswa di Sambungmacan Sragen Dilarang Orang Tuanya Sekolah

​Pemkab Karanganyar menegaskan, seluruh penanganan medis dan pengobatan bagi warga yang terdampak kebakaran TPA Putri Cempo ditanggung penuh oleh pemerintah.

”Layanan kesehatan terkait dampak kejadian ini sepenuhnya gratis,” tegas Dwi. (rud/adi)

Editor : Adi Pras
karanganyar TPA Putri Cempo Solo dinkes karanganyar Layanan Kesehatan Gratis gondangrejo