Bupati Karanganyar Ajak Pemkot Solo Cari Solusi Jangka Panjang Cegah Kebakaran TPA Putri Cempo

Rudi Hartono RS • Dipublikasikan Minggu, 6 September 2026 | 17:26 WIB

 

Bupati Karanganyar Rober Christanto meninjau pengungsi asap kebakaran TPA Putri Cempo di Desa Plesungan, Gondangrejo, Sabtu (6/9/2026). (Rudi Hartono/Radar Solo)
Bupati Karanganyar Rober Christanto meninjau pengungsi asap kebakaran TPA Putri Cempo di Desa Plesungan, Gondangrejo, Sabtu (6/9/2026). (Rudi Hartono/Radar Solo)

 

RADARSOLO.COM – Kebakaran TPA Putri Cempo Solo turut menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar.

Mengingat, ada ribuan warga Desa Plesungan, Kecamatan Gondangrejo yang berbatasan dengan Kota Solo ikut terdampak asap kebakaran.

Pemkab mulai menyiapkan langkah jangka panjang bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Solo agar kebakaran TPA tersebut tidak kembali berulang.

Baca Juga: Alasan Barista asal Sragen Sekap Pacar Karena Ogah Diputus

Bupati Karanganyar Rober Christanto mengatakan, penanganan saat ini masih difokuskan pada pemadaman api dan mitigasi warga terdampak.

Sekitar 1.500 jiwa warga Desa Plesungan terdampak kepulan asap akibat kebakaran TPA tersebut.

”Yang pertama kami dengan BPBD, dinas kesehatan, dan instansi terkait memitigasi warga yang terdampak. Kami pantau terus kebutuhan obat-obatan dan makanan. Hari ini (Sabtu,Red) kami selesaikan dulu kebakaran yang di sana, setelah itu nanti kami pikirkan bagaimana biar tahun depan tidak ada kebakaran lagi,” ujar Rober saat meninjau pengungsi di Desa Plesungan, Kecamatan Gondangrejo, Sabtu (6/9/2026).

Baca Juga: Terdampak Asap, Warga Plesungan Karanganyar Ngungsi ke GOR UTP Solo, Rabu Harus Geser karena Dipakai Wisuda

Menurut dia, persoalan TPA Putri Cempo tidak bisa hanya dilihat dari sisi batas administrasi. Ketika terjadi kebakaran dan asap bergerak ke wilayah Karanganyar, warga di daerah perbatasan ikut menanggung dampaknya.

Karena itu, diperlukan pembahasan bersama antara Pemkab Karanganyar dan Pemkot Solo untuk merumuskan langkah pencegahan kebakaran maupun mitigasi dampaknya.

”Nanti kami Pemerintah Kabupaten Karanganyar akan segera berkoordinasi dengan Pemerintah Solo. Nanti kita diskusikan bagaimana supaya tidak terulang kembali musibah seperti ini,” tegasnya.

Baca Juga: Sempat Buron, Calo Pegawai BKD Karanganyar Akhirnya Ditangkap terkait Kasus Penipuan

Di tengah proses pemadaman, Pemkab Karanganyar juga memperkuat penanganan kesehatan bagi warga terdampak. Tim medis bergerak disiagakan di posko pengungsian GOR UTP maupun di kawasan permukiman warga.

Sejumlah kebutuhan medis disiapkan secara gratis, terutama untuk mengantisipasi gangguan kesehatan akibat paparan asap seperti infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dan iritasi mata.

”Kami kemarin sudah menyiapkan obat-obatan, masker, kemudian warga yang meminta tes pemeriksaan mata juga sudah kita siapkan. Selain itu, pasokan oksigen dan tempat berteduh yang layak sudah siap di posko,” kata Rober.

Baca Juga: Pelarian TikToker asal Sragen Kang Margo Sukowati Berakhir di Kebumen, Sempat Minta Perlindungan KDM

Dinas Kesehatan, lanjut dia, terus melakukan pemantauan terhadap kondisi warga. Jika ditemukan warga yang membutuhkan penanganan lebih lanjut, Pemkab Karanganyar memastikan siap melakukan tindak lanjut hingga perawatan intensif. (rud/adi)

Editor : Adi Pras
Bupati Karanganyar Rober Christanto karanganyar tpa putri cempo solo gondangrejo