Hal itu terungkap dalam sebuah penelitian ahli di Universitas Kyushu, Jepang. Penelitian mengungkapkan bahwa teh hijau telah terbukti mengurangi risiko semua penyebab kematian pada penderita diabetes tipe 2.
“Minum 4 cangkir teh hijau setiap hari dapat membantu penderita diabetes tipe 2 hidup lebih lama,” kata penulis utama studi dr. Yuji Komorita, dari Universitas Kyushu, seperti dilansir dari Express.co.uk, Rabu (13/7).
“Kami menunjukkan bahwa konsumsi teh hijau secara signifikan dikaitkan dengan penurunan semua penyebab kematian,” tambahnya.
Hasil Penelitian
Uji coba melibatkan pemantauan kesehatan hampir lima ribu orang dengan diabetes tipe 2 di Jepang. Usia rata-rata mereka adalah 66 tahun. Mereka diminta untuk mencatat berapa banyak minuman panas yang mereka minum sehari.
Studi yang dipublikasikan dalam jurnal BMJ Open Diabetes Research and Care menemukan bahwa peminum kopi yang meminum satu cangkir kopi sehari menurunkan risiko kematian sebesar 19 persen. Sementara mengonsumsi dua cangkir kopi setiap hari semakin mengurangi risiko hingga 41 persen.
Tetapi perbedaan terbesar adalah di antara peserta yang minum 4 cangkir teh hijau dan dua atau lebih cangkir kopi sehari, mereka mengurangi risiko kematian dini secara keseluruhan sebesar 63 persen. Peneliti menduga senyawa antioksidan dan anti-inflamasi yang ditemukan dalam teh hijau memberi manfaat besar.
“Dibandingkan dengan mereka yang tidak meminum teh hijau atau kopi, mereka yang meminum salah satu atau keduanya memiliki kemungkinan kematian yang lebih rendah,” katanya.
Nutrisi Teh Hijau
Teh hijau mengandung nutrisi dan senyawa tanaman, termasuk antioksidan yang disebut katekin, yang dapat memiliki efek kesehatan yang positif. Salah satunya meningkatkan metabolisme, membantu melindungi terhadap kanker prostat dan payudara, dan mendukung sistem kekebalan.
Penurunan berat badan juga termasuk di antara daftar panjang manfaat yang telah dikaitkan dengan teh hijau. Terlebih lagi, beberapa versi hijau benar-benar bebas kafein. Editor : Perdana Bayu Saputra