RADARSOLO.COM - Masyarakat awam menganggap pikun sebagai hal yang wajar dialami oleh lansia akibat pertambahan usia.
Padahal, ada jenis makanan dan beberapa aktivitas fisik yang bisa untuk memperlambat seseorang untuk mengalami pikun.
Pikun atau sering mudah lupa terhadap hal-hal sepele sering identik dengan usia lanjut.
Sebab, seiring bertambahnya usia menuju senja, penurunan fungsi tubuh akan mengalami penurunan.
Selain imunitas dan kondisi kesehatan fisik, aspek kognitif juga berpengaruh terhadap usia.
Menurut dr Yunia Wahdiyati, pikun merupakan kondisi menurunnya fungsi bagian luar jaringan otak.
Sehingga terjadi penurunan kualitas intelektual disertai gangguan pengamatan sampai menurunnya daya ingat.
Di mana ini akan mengganggu kemampuan dalam menyelesaikan masalah dalam kehidupan sehari hari.
"Selain usia, ada beberapa hal yang bisa menyebabkan pikun," kata Yunia, Kamis (23/11).
Sebab lain itu, lanjut Yunia, di antaranya penyakit tumor di otak, trauma, infeksi kronis, penyakit sipilis, kelainan jantung dan pembuluh darah.
Hingga kelainan bawaan, penyakit gangguan jiwa, kelainan karena kerusakan sel otak dan metabolik, serta obat-obatan.
"Ada beberapa tips yang bisa dilakukan seseorang untuk memperlambat kepikunan," katanya.
Salah satunya dengan mengonsumsi makanan tertentu. Ada beberapa makanan yang baik dikonsumsi untuk mencegah pikun.
Yakni, makanan yang banyak mengandung antioksidan, vitamin A, B, C, D, E, dan K.
Berikutnya makanan yang banyak mengandung Omega 3, bahan makanan rendah lemak, dan makanan dari laut.
"Seperti wortel, kacang-kacangan, ikan, buah buahan, susu, minyak ikan," ungkap Yunia.
Selanjutnya yakni ada pula aktivitas yang bisa mencegah pikun. Di antaranya aktivitas fisik atau olahraga dengan teratur.
Tujuannya mempertajam memori, melakukan senam untuk cegah pikun, yang tetap menjaga otak tetap berfungsi dengan baik, kanan dan kiri.
"Aktivitas fisik seperti senam itu bisa memperlambat seseorang mengalami pikun," ujar dia. (kwl/bun)
Editor : Tri Wahyu Cahyono