RADARSOLO.COM - Aneka hidangan lezat yang tersaji saat Hari Raya Lebaran, sering membuat kalap.
Mulai dari opor ayam, rendang, sambal goreng hati, dan semur daging, dan aneka kue serta es, memang sangat menggoda.
Hingga Anda pun kadang tak sadar telah mengonsumsi banyak makanan yang mengandung lemak, kolesterol dan gula tinggi.
Akibatnya, setelah Lebaran usai, Anda mendapati berat badan yang naik.
Bahkan bisa jadi tekanan darah atau gula darah juga ikut naik.
Lantas, bagaiaman menjaga diri agar tetap sehat selama dan setelah Lebaran?
Tips Jaga Berat Badan saat Lebaran
Menjaga berat badan bukan berarti Anda harus tetap puasa dan menyiksa diri dengan terlalu takut mencicipi aneka hidangan lezat Idul Fitri.
Ya, Anda boleh saja menjajal makanan-makanan lezat yang spesial dihidangkan saat Hari Raya Idul Fitri.
Namun, tetap perhatikan hal-hal berikut ini, dilansir dari halodoc:
1. Kendalikan porsi makan
Perhatikan dan kendalikan porsi makan.
Berbagai aneka makanan memang menggoda.
Cicipi saja sedikit-sedikti, hindari makan berlebihan saat Lebaran.
Anda bisa mengambil makanan dengan piring kecil dan makan dengan perlahan.
Jika ingin mencoba makanan berlemak seperti rendang atau opor, ambil secukupnya dan pilih bagian daging yang tidak mengandung banyak lemak.
2. Batasi asupan gula
Berbagai camilan dan minuman yang dihidangkan saat Lebaran banyak yang mengandung gula.
Misalnya kue putri salju, kue nastar, es buah, es sirup, dan lainnya.
Rasa manis aneka kue dan es itu memang menyegarkan.
Namun, ingat untuk tetap membatasi asupan gula saat Lebaran.
Cicipi sedikit saja aneka kue dan es yang dihidangkan tersebut.
Asupan gula bisa meningkatkan risiko kenaikan berat badan, diabetes hingga obesitas.
3. Sarapan sebelum berkunjung ke tempat saudara
Sebelum berkunjung ke tempat saudara, penting untuk sarapan dulu di rumah.
Saat sarapan di rumah, pastikan asupan makanan tinggi serat dan rendah kalori, seperti buah-buahan, oatmeal, atau roti gandum.
Dengan sarapan terlebih dahulu, Anda akan merasa kenyang.
Sehingga tidak akan makan berlebihan saat berkunjung ke rumah saudara.
4. Atur pola makan
Usai menjalani puasa selama satu bulan, tubuh butuh beradaptasi kembali dengan jadwal makan yang normal.
Agar adaptasi berjalan lancar, atur pola makan.
Misalnya, hindari makan malam di atas pukul 18.00.
Serta perbanyak konsumsi makanan dengan gizi seimbang.
5. Tidur yang cukup
Saat Lebaran, Anda akan disibukkan dengan berbagai persiapan seperti membersihkan rumah, memasak aneka makanan.
Belum lagi akan berkeliling ke rumah saudara, kolega, dan lainnya.
Dengan kegiatan yang padat saat Lebaran, kadang Anda mengesampingkan waktu tidur.
Faktanya, tidur yang cukup memberikan dampak yang signifikan pada pengendalian berat badan.
Kurang tidur menyebabkan peningkatan hormon ghrelin, yakni hormon yang meningkatkan nafsu makan.
Serta memicu menurunnya hormon leptin yang berfungsi untuk menekan rasa lapar.
6. Rutin berolahraga
Meski sedang libur panjang dan berkumpul bersama keluarga serta saudara, jangan lupa untuk tetap berolahraga.
Anda bisa memilih jenis olahraga yang ringan, seperti berjalan kaki atau olahraga ringan lainnya selama 15 menit.
Dengan olahraga rutin bisa menjaga berat badan tetap normal.
7. Pastikan konsumsi buah dan air putih
Di antara aneka hidangan lezat khas Lebaran, tetap jangan lupakan untuk mengonsumsi buah-buahan.
Konsumsi buah di pagi hari sebelum makan.
Selain itu, tetap rajin minum air putih agar kebutuhan cairan tubuh tercukupi.
Air putih bisa membantu mengenyangkan perut dan melarutkan lemak yang membandel.
8. Bikin rencana dan konsisten
Kunci utama untuk melakukan tips-tips jaga berat badan saat Lebaran adalah konsisten.
Buat rencana mengenai apa yang ingin Anda makan saat Lebaran dan apa yang harus dihindari.
Misalnya, jika ingin makan opor, berarti perlu menghindari makanan lain seperti rendang atau gulai.
Atau bisa juga mencoba beberapa makanan, tapi harus pastikan mengambil dalam jumlah yang kecil.
Tetap konsisten dengan rencana tersebut. (ria)
Editor : Syahaamah Fikria