RADARSOLO.COM - Demam tifoid atau biasa disebut tipes merupakan penyakit atau infeksi yang disebabkan bakteri Salmonella typhi, dengan masa inkubasi 4-7 hari.
Tipes memiliki gejala atau ciri-ciri seperti penyakit lain.
Sehingga banyak yang abai dan tidak sadar jika keluhan yang sedang dialami adalah gejala tipes.
Padahal, penyakit ini perlu penanganan yang tepat.
engabaikan gejala tipes bisa menyebabkan komplikasi dan gangguan kesehatan yang lebih serius.
Seperti pendarahan di usus, radang otot jantung, radang paru-paru, infeksi ginjal, sampai ke infeksi kandung kemih.
Untuk itu, penting untuk memahami gejala-gejala penyakit tipes.
Lebih penting lagi bisa mengatahui cara pencegahannya. Sehingga Anda bisa menjada diri dan keluarga dari ancaman penyakit tersebut.
Gejala Awal Tipes
Ada beberapa ciri atau gejala tipes yang sering diabaikan karena dianggap masuk angin biasa. Seperti kedinginan, sakit kepala, nyeri tubuh dan nyeri otot.
Selain itu, gejala awal tipes antara anak dan orang dewasa umumnya hampir sama.
Variasi gejala juga umumnya didasarkan pada riwayat kesehatan, vaksin, dan usia pengidap.
Berikut gejala awal tipes, dilansir dari halodoc:
- Demam, tidak enak badan, sakit perut
- Feses berdarah
- Mimisan
- Diare atau sembelit
- Tubuh kelelahan
- Kebingungan
- Sakit akut yang ditandai demam, mual, dan hilang nafsu makan
- Perasaan seperti lebih lemah dan lambat
- Ruam merah atau bintik mawar pada beberapa orang
Sulit konsentrasi
Baca Juga: Jangan Paksakan Diri Langsung Masuk Kerja Usai Libur Lebaran Jika Alami Kondisi Ini
Cara Mencegah Tipes
Memastikan kebersihan makanan dan minuman sebelum dikonsumsi, sangat penting untuk mencegah tipes.
Selain itu, dianjurkan untuk lakukan suntik vaksin jika Anda tinggal atau bepergian ke daerah dengan risiko terkena tipes cukup tinggi.
Berikut cara mencegah tipes:
1. Rajin cuci Tangan
Rajin mencuci tangan dengan air dan sabun adalah cara terbaik mencegah infeksi bakteri.
Cuci tangan pakai sabun sebelum makan atau menyiapkan makanan, setelah menggunakan toilet, banyak memegang fasilitas umum, dan lainnya
Anda juga bisa membersihkan tangan dengan hand sanitizer.
2. Hindari minum air yang tak diolah
Air minum yang tercemar merupakan masalah khusus di daerah yang memang tinggi risiko infeksi tipes.
Pastikan konsumsi air yang telah diolah atau terjaga kebersihannya.
Akan lebih baik jika mengonsumsi air yang berada dalam kemasan.
3. Minuman tanpa es
Meski air minum yang Anda konsumsi sudah dipastikan bersih, risiko itu masih ada jika Anda mencampurkan minuman itu dengan es batu. Sementara Anda tak bisa memastikan kebersihan es batu tersebut.
4. Hindari buah dan sayuran mentah
Pastikan buah dan sayur sudah benar-benar bersih, jika Anda ingin mengonsumsinya secara mentah.
Ikuti petunjuk cara mencuci buah dan sayuran yang benar.
5. Pilih makanan panas
Hindari makanan yang disimpan atau disajikan pada suhu kamar.
Pesan makanan yang masih panas. Karena proses pemanasan makanan dapat membantu membunuh kuman dan bakteri. (ria)
Editor : Syahaamah Fikria