Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Seberapa Pentingkah Vaksin Meningitis untuk Calon Jamaah Haji, Berikut Penjelasan dan Prosedurnya

Syahaamah Fikria • Kamis, 16 Mei 2024 | 05:56 WIB
Calon jamaah haji melakukan vaksin meningitis di Puskesmas Pasar Minggu, Jakarta, Rabu (17/4/2024).
Calon jamaah haji melakukan vaksin meningitis di Puskesmas Pasar Minggu, Jakarta, Rabu (17/4/2024).

RADARSOLO.COM - Tahapan pemberangkatan calon jamaah haji dari Indonesia ke Tanah Suci telah dimulai.

Sebelum berangkat, tentunya para calon jamaah haji harus memenuhi syarat pemeriksaan kesehatan. Salah satunya syarat vaksin meningitis.

Setelah memenuhi syarat vaksin, calon jamaah haji mendapatkan sertifikat vaksin internasional atau International Certificate of Vaccination (ICV).

Sertifikat ini menjadi bukti jika yang bersangkutan telah melakukan vaksinasi.

Lantas, seberapa pentingkah vaksin meningitis ini bagi calon jamaah haji?

Meningitis Termasuk Penyakit Endemis

Vaksin meningitis dilakukan guna mencegah penyakit meningitis, yang menyebabkan peradangan pada selaput otak dan sumsum tulang belakang, dilansir dari halodoc.

Meningitis masih menjadi ancaman. Sebab, di Arab Saudi penyakit ini masih menjadi endemis dan berkembang pesat.

Risiko penularan akan semakin tinggi dengan banyaknya jamaah yang datang dari negara endemis lainnya di Benua Afrika.

Wilayah endemis di Afrika ini cukup luas dengan total 26 negara. Dari Senegal di bagian barat hingga Ethiopia bagian timur.

Gejala Meningitis

Gejala meningitis akan berbeda pada tiap orang, tergantung pada jenis, usia dan tingkat keparahan penyakit.

Adapun gejalan umum penyakit meningitis, yaitu:

Waktu dan Jenis Vaksin Meningitis

Prosesur vaksin meningitis dilakukan maksimal dua minggu sebelum keberangkatan calon jamaah haji ke Tanah Suci.

Sebab, efektivitas vaksin baru akan terbentuk dalam 10 hingga 14 hari setelah vaksinasi.

Jenis vaksin yang direkomendasikan Pemerintah Arab Saudi, yakni Meningococcal ACWY-135.

Vaksin tersebut efektif membentuk kekebalan alami tubuh terhadap paparan bakteri Neisseria meningitidis kelompok A, C, W dan Y.

Vaksin meningitis bisa memberi perlindungan selama 5 tahun pada orang dewasa dan anak-anak di atas 5 tahun.

Calon jamaah haji bisa melakukan vaksin meningitis di rumah sakit, puskesmas atau kantor kesehatan publik (KKP). (ria)

Editor : Syahaamah Fikria
#meningitis #calon jamaah haji #Endemis #vaksin #penyakit #gejala