RADARSOLO.COM-Nyeri lutut kronis tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga dapat membatasi aktivitas harian, bahkan bisa menurunkan kualitas hidup seseorang.
Dalam beberapa kasus, solusi terbaik adalah dengan melakukan prosedur Total Knee Replacement (TKR), atau penggantian sendi lutut total.
Di kawasan Jawa Timur, rumah sakit yang dapat melakukan prosedur TKR adalah Mayapada Hospital Surabaya.
Rumah sakit ini dikenal memiliki layanan unggulan Orthopedic Center dengan tim dokter multidisiplin, dari spesialis dan subspesialis, yang ahli dalam menangani kasus tulang dan sendi, salah satunya TKR.
Apalagi, di Mayapada Hospital Surabaya kini sudah memiliki teknologi bedah robotik bernama VELYS™ Robotic-Assisted Solution yang mendukung para tim dokter melakukan prosedur TKR secara optimal.
Teknologi ini menjadi salah satu inovasi yang terbukti secara medis memberikan tingkat akurasi yang lebih tinggi, proses pemulihan yang lebih cepat, dan hasil jangka panjang yang lebih baik bagi pasien.
VELYS™ Robotic-Assisted Solution bekerja secara real-time untuk mendukung dokter dalam mengambil keputusan yang tepat selama operasi.
Sistem ini mampu memetakan anatomi lutut pasien dalam bentuk tiga dimensi (3D), sehingga posisi implan dapat ditempatkan secara presisi dan personal sesuai dengan bentuk dan kebutuhan spesifik setiap individu.
Teknologi ini juga memberikan kenyamanan pasien karena minim nyeri (less pain) pascaoperasi.
Dengan begitu, proses pemulihan yang lebih cepat memungkinkan pasien untuk kembali beraktivitas.
Pada banyak kasus, pasien sudah bisa mulai berjalan dengan bantuan hanya dalam 1–2 hari setelah tindakan, dan kembali beraktivitas secara penuh dalam waktu 6 hingga 8 minggu, sesuai dengan kondisi masing-masing individu.
“Tentunya, sistem robotik ini tidak menggantikan peran dokter, tetapi berfungsi sebagai panduan langsung yang memberikan batasan aman selama prosedur berlangsung," terang Dokter Spesialis Ortopedi Mayapada Hospital Surabaya yang juga merupakan ketua Orthopedic Board Mayapada Hospital Prof.DR.dr. Dwikora Novembri Utomo, Sp.OT(K).
Baca Juga: Canggih! Teknologi Robotik Bantu Lansia Bebas Nyeri Lutut dan Aktif Kembali
"Dengan bantuan teknologi ini, pemasangan implan menjadi lebih akurat, mendukung stabilitas sendi, keseimbangan gerak, serta meningkatkan kenyamanan pasien pascaoperasi,” lanjut dia.
Masih ada sejumlah pasien yang merasa khawatir terhadap hasil operasi atau waktu pemulihan, dan hal ini kerap menjadi alasan untuk menunda tindakan.
Mengenai hal tersebut, Prof. Dwikora menerangkan, teknologi VELYS™ Robotic-Assisted Solution tidak hanya membantu meningkatkan akurasi prosedur.
Tetapi juga memastikan setiap tindakan dilakukan dalam batasan yang aman, sehingga hasil operasi lebih konsisten, risiko nyeri pascaoperasi berkurang, dan pasien bisa pulih lebih cepat.”
Prof. Dwikora merupakan bagian dari tim dokter Orthopedic Center Mayapada Hospital yang menyediakan layanan komprehensif tulang dan sendi didukung tim dokter ortopedik dari berbagi subspesialis.
Layanan ini memiliki Orthopedic Board yang merupakan kolaborasi tim dokter spesialis dan subspesialis ortopedi yang aktif membahas inovasi layanan, pengembangan, dan standarisasi.
Dengan mengutamakan pendekatan berbasis bukti dan didukung oleh teknologi mutakhir seperti bedah robotik, Orthopedic Center Mayapada Hospital memberikan perawatan yang komprehensif, personal, dan berpusat pada pasien (patient-centered care), untuk memastikan hasil terbaik sesuai kebutuhan unik setiap individu.
Selain nyeri lutut, prosedur ini juga dapat digunakan pada lutut yang tidak simetris atau yang pernah mengalami operasi sebelumnya.
Menanggapi hal ini, Dokter Spesialis Ortopedi dan Traumatologi Mayapada Hospital Surabaya, dr. Reyner Valiant Tumbelaka, M.Ked.Klin., Sp.O menjelaskan, setiap orang memiliki bentuk anatomi lutut yang berbeda, kondisi ini dapat dipertimbangkan sejak awal perencanaan operasi.
"Dengan bantuan teknologi robotik terkini, perencanaan yang presisi dapat dilakukan sesuai kebutuhan masing-masing pasien, demi hasil akhir yang optimal dan kenyamanan maksimal pasca-operasi," urainya.
Prosedur ini umum diberikan pada pasien berusia di atas 50 tahun dengan kondisi osteoartritis lanjut, kondisi saat tulang rawan sendi rusak parah hingga tulang bergesekkan, menimbulkan nyeri, bengkak, kaku, dan terbatasnya mobilitas.
Meski umumnya dialami oleh pasien usia lanjut, prosedur TKR juga dapat diberikan bagi pasien yang lebih muda apabila kualitas hidup mereka sudah sangat terganggu, tidak efektif menggunakan metode terapi, atau terdapat indikasi medis seperti cedera akibat kecelakaan maupun aktivitas olahraga.
Pasien yang direncanakan untuk menjalani TKR dapat mengandalkan layanan Orthopedic Center Mayapada Hospital Surabaya.
Baca Juga: Teknologi Robotik dalam Ortopedi, Inovasi Baru untuk Operasi Lutut yang Lebih Nyaman
Menawarkan perawatan yang komprehensif dan berstandar internasional untuk menangani berbagai kasus tulang, sendi, dan otot mulai dari deteksi dini, diagnosis, tindakan dan terapi, hingga perawatan pasca-tindakan.
“Kami yakin inovasi yang telah hadir di Mayapada Hospital Surabaya ini akan meningkatkan patient experience secara optimal," ungkap Hospital Director Mayapada Hospital Surabaya dr. Bona Fernando, M.D., FISQua.
"Memastikan patient safety secara maksimal, serta memperluas akses layanan ortopedi yang canggih dan berkualitas internasional bagi masyarakat Surabaya, Jawa Timur, hingga Indonesia Timur. Hal ini juga membuktikan kesiapan tim multidisiplin Orthopedic Center kami dalam memberikan perawatan terbaik,” paparnya.
Segera jadwalkan konsultasi di Orthopedic Center Mayapada Hospital apabila Anda mengalami nyeri lutut kronis.
Anda dapat menjadwalkannya kapan saja dan di mana saja melalui aplikasi MyCare.
Aplikasi ini memudahkan pengguna untuk mengatur jadwal pemeriksaan, hingga mengakses layanan gawat darurat.
MyCare juga dilengkapi fitur Health Articles & Tips yang berisi informasi terkait layanan Orthopedic Center dan SITPEC, serta Personal Health yang terhubung dengan Health Access dan Google Fit untuk memantau langkah harian, kalori terbakar, detak jantung, hingga Body Mass Index (BMI).
Unduh MyCare di Google Play Store atau App Store, dan nikmati reward point berupa potongan harga untuk pengguna baru di berbagai jenis pemeriksaan di seluruh unit Mayapada Hospital. (*)
Editor : Tri wahyu Cahyono