RADARSOLO.COM – Banyak orang pernah mengalami mata berkedut, khususnya di salah satu sisi, misalnya mata kanan.
Kondisi ini biasanya datang tiba-tiba, berlangsung beberapa detik hingga menit, lalu hilang sendiri.
Meski sering dianggap sepele, tidak sedikit orang yang khawatir ketika kedutan di mata berlangsung terus-menerus atau terasa mengganggu.
Lantas, apa sebenarnya penyebab mata sebelah kanan berkedut?
Penyebab Umum Mata Berkedut
1. Kelelahan dan Kurang Tidur
Kurangnya istirahat membuat saraf dan otot di sekitar mata bekerja lebih keras, sehingga memicu kedutan.
2. Stres
Tekanan psikologis bisa berdampak pada tubuh, salah satunya memicu kontraksi kecil pada otot mata.
3. Konsumsi Kafein Berlebihan
Kopi, teh, atau minuman energi yang dikonsumsi terlalu banyak dapat merangsang saraf sehingga menyebabkan kedutan.
4. Mata Kering atau Iritasi
Orang yang sering menatap layar gadget atau komputer dalam waktu lama lebih rentan mengalami kedutan akibat mata kering.
5. Kekurangan Nutrisi
Kekurangan magnesium, kalium, atau vitamin tertentu bisa membuat otot lebih mudah berkontraksi tanpa sadar.
Apakah Berbahaya?
Umumnya, kedutan pada mata kanan maupun kiri bukanlah kondisi berbahaya dan bisa hilang dengan sendirinya. Namun, ada beberapa tanda yang perlu diwaspadai, seperti:
- Kedutan berlangsung terus-menerus selama berhari-hari.
- Mata terasa nyeri, merah, atau bengkak.
- Kelopak mata turun atau sulit dibuka.
- Disertai gangguan penglihatan.
Jika gejala ini muncul, sebaiknya segera berkonsultasi ke dokter mata untuk memastikan penyebab pastinya.
Cara Mengatasi Kedutan di Mata
- Istirahat cukup: tidur 7–8 jam per hari.
- Kurangi kafein: batasi konsumsi kopi atau teh berlebih.
- Kompres hangat: tempelkan kain hangat di mata untuk merilekskan otot.
- Atur waktu layar: istirahatkan mata setiap 20 menit saat bekerja dengan komputer atau gadget.
- Konsumsi makanan bergizi: perbanyak buah, sayur, dan makanan kaya magnesium seperti kacang-kacangan.
Kesimpulan
Kedutan pada mata sebelah kanan umumnya merupakan kondisi ringan yang dipicu faktor kelelahan, stres, atau gaya hidup.
Namun, jika terjadi terus-menerus dan disertai gejala lain, sebaiknya segera dilakukan pemeriksaan medis.
Menjaga pola hidup sehat, mengelola stres, serta memberikan waktu istirahat yang cukup pada mata menjadi kunci utama mencegah kedutan kembali muncul. (nik)
Editor : Niko auglandy