Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Punya Peralatan dan Fasilitas Tercanggih, Gubernur Luthfi: RS Kardiologi Emirates-Indonesia Jadi Kebanggaan Jawa Tengah

Tri wahyu Cahyono • Rabu, 19 November 2025 | 23:48 WIB
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi dampingi Presiden Prabowo dan perwakilan Pemerintah UEA Syeikh Theyab Bin Mohamed Bin Zayed Al Nahyan resmikan RS Kardiologi Emirates-Indonesia di Solo, Rabu (19/11/2025)
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi dampingi Presiden Prabowo dan perwakilan Pemerintah UEA Syeikh Theyab Bin Mohamed Bin Zayed Al Nahyan resmikan RS Kardiologi Emirates-Indonesia di Solo, Rabu (19/11/2025)

RADARSOLO.COM- Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mendampingi Presiden RI Prabowo Subianto dan perwakilan Pemerintah Uni Emirat Arab (UEA) Syeikh Theyab Bin Mohamed Bin Zayed Al Nahyan meresmikan Rumah Sakit Kardiologi Emirates-Indonesia (RS KEI) di Solo, Rabu (19/11/2025).

Rumah sakit ini akan menjadi sentral pelayanan pasien khusus penyakit jantung di Jawa Tengah.

Gubernur Ahmad Luthfi menjelaskan, keberadaan Rumah Sakit Kardiologi Emirates-Indonesia di Solo menjadi keuntungan bagi Jawa Tengah.

Apalagi rumah sakit tersebut memiliki peralatan atau fasilitas tercanggih.

"Ini rumah sakit jantung tercanggih terutama di Jawa Tengah. Total ada empat rumah sakit dengan peralatan tercanggih di Indonesia," jelas gubernur.

"Ini menjadi kebanggaan Provinsi Jawa Tengah punya rumah sakit yang canggih, terutama terkait layanan jantung," imbuhnya.

Menurut Luthfi, rumah sakit tersebut tidak hanya terkait pemenuhan layanan kesehatan kepada masyarakat, tetapi juga menjadi simbol kerja sama bilateral Indonesia–UEA pada bidang kesehatan.

Selaras dengan itu, RS KEI Solo juga mendukung upaya Pemprov Jateng menjadikan Solo menjadi tempat rujukan medical tourism (pariwisata kesehatan).

Dengan begitu, masyarakat dapat menghemat biaya pengeluaran untuk berobat ke luar negeri.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Tengah Yunita Dyah Suminar menambahkan, problem kesehatan masih menjadi masalah krusial di Jawa Tengah dan Indonesia.

Penyakit seperti kanker, jantung, uronefro (saluran kemih dan ginjal), dan stroke termasuk yang terbanyak menyebabkan kematian dan anggaran besar.

Berdasarkan data Dinkes Jawa Tengah pada triwulan III 2025, tingkat kunjungan pasien penyakit jantung di layanan kesehatan sebanyak 94.612 pasien.

Baca Juga: Dongkrak Investasi, Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Minta Perbanyak Gelar Forum Bisnis

Sepanjang 2024, total pasien jantung sebanyak 94.752 orang. Data tersebut bersumber dari survei kesehatan Indonesia (SKI).

Yunita menjelaskan, selama ini, di Jawa Tengah, belum ada rumah sakit khusus jantung.

Adanya rumah sakit umum yang memiliki pelayanan jantung.

Peralatan canggih yang tersedia RS KEI Solo.
Peralatan canggih yang tersedia RS KEI Solo.

Jumlah rumah sakit di Jawa Tengah tercatat 366 unit dengan 47.200 tempat tidur. Dari jumlah itu, baru terdapat 28 layanan cathlab (layanan jantung).

Sedangkan jumlah dokter spesialis jantung di Jawa Tengah sebanyak 150 orang.

Untuk itu sesuai instruksi Gubernur Ahmad Luthfi, akan dilakukan akselerasi pemenuhan dokter spesialis, termasuk spesialis jantung. (*)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#jantung #RS kardiologi emirates indonesia #peresmian #Peralatan #Presiden Prabowo #rs kei #fasilitas canggih #Gubernur Jateng Ahmad Luthfi