”Saya mengimbau agar para kades sebagai garda terdepan PPKM mikro maupun PPKM darurat tetap menjaga stamina. Tetap taat terhadap protokol kesehatan (Prokes), terlebih jika memiliki penyakit penyerta,” jelas Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermasdes) Klaten, Jaka Purwanto, Rabu (14/7).
Lebih lanjut Jaka mengingatkan para kades untuk lebih berhati-hati di tengah lonjakan kasus Covid-19 saat ini. Tetap menerapkan 5 M saat melaksanakan tugas di lapangan agar terhindar dari paparan Covid-19. Mulai dari memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, serta membatasi mobilisasi dan interaksi.
Kosongnya lima jabatan kades itu membuat posisinya saat ini dijabat oleh Penjabat (Pj) Kades. Meski begitu berdasarkan pendataan dari dispermasdes, saat ini terdapat 15 jabatan kades kosong. Terdiri dari 13 kades meninggal dunia, satu kades mengundurkan diri dan satu kades diberhentikan.
”Dari 13 kades yang meninggal dunia itu tidak semuanya karena Covid-19. Hanya lima kades saja. Saya imbau tetap menaati prokes,” ucapnya.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Klaten Ronny Roekmito mengimbau kepada kades bersama warganya untuk tetapi mematuhi prokes. Terlebih lagi selama penerapan PPKM Darurat hingga 20 Juli mendatang.
”Saya minta untuk para kades untuk tidak kendor dalam menerapkan prokes,” pungkasnya. (ren/fer/dam) Editor : Damianus Bram