Pemantauan tersebut untuk memonitor seluruh kegiatan selama pelaksanaan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Dalam kegiatan tersebut juga diberikan bantuan APD ke masyarakat.
Kepala Pabrik AQUA Klaten, I Ketut Muwaranata, menyampaikan bahwa perusahaan sangat mendukung adanya monitor dari pemerintah seperti ini. Menurutnya hal ini menjadi pengingat untuk terus meningkatkan kewaspadaan di tengah pandemi Covid-19.
"Air minum dalam kemasan (AMDK) masuk pada kategori kegiatan esensial dan kritikal yang tetap harus beroperasi selama PPKM. Kerenanya kami memastikan bahwa operasional kami harus diimbangi dengan protokol kesehatan ketat," kata Ketut.
Forkompinda Klaten membagi dalam beberapa kelompok untuk melakukan sidak ke perusahaan-perusahaan dan kelembagaan yang tetap beraktifitas selama PPKM. Kunjungan ke AQUA Klaten ini menyusul kunjungan ke Sarihusada Prambanan Factory yang satu payung dibawah Danone Indonesia.
“Kami sangat mengapresiasi upaya yang dilakukan AQUA Klaten. Upaya mencegah penyebaran Covid-19 ini harus diusahakan semua pihak, bukan hanya pemerintah," kata Wakil Bupati Klaten Yoga Wardaya saat berkunjung Pabrik AQUA Klaten di Desa Wangen, Polanharjo.
Pada kesempatan tersebut Yoga juga menyerahkan simbolis bantuan APD dari AQUA Klaten kepada Joko Handoyo Camat Polanharjo. APD berupa cover body, full face mask, helm APD, sepatu boot, 3 jenis masker standar medis dan multi vitamin tersebut ditujukan untuk Tim Kubur Cepat. Dalam pelaksanaan lapangan AQUA Klaten juga mendukung sewa unit mobil pemakaman.
Rombongan juga meninjau langsung pelaksanaan vaksin gotong royong yang diterima karyawan. Sebanyak 800 dosis didistribusikan dalam pelaksanaan vaksin gotong royong selama 2 hari di AQUA Klaten.
"Saya lihat protokol kesehatan, didukung dengan pelaksanaan 2 hari vaksin. Kami minta perusahaan bisa memenuhi 100% karyawan bisa mendapatkan vaksin. Hal tersebut mutlak melihat kondisi saat ini," harap Yoga.
Communication Director Danone Indonesia Arif Mujahidin, menyampaikan bahwa Danone Indonesia menargetkan sebanyak 100% karyawan tervaksin.
"Kami mendorong pelaksanaan lebih dari 400 sentra vaksin di beberapa kota besar. Kami bekerjasama dengan Dinas Kesehatan dan Satgas setempat untuk pelaksanaannya. Bagi 15.000 karyawan Danone, kami lakukan bertahap mulai Jabodetabek dan sekarang di Jateng dan Jatim," ujarnya.(ren/oh) Editor : Damianus Bram