”Kalau tidak salah sampai hari ini ada 15 anggota dewan yang terpapar. Tetapi untuk saat ini mereka sudah sembuh. Termasuk saya yang juga sempat terpapar Covid-19,” jelas Ketua DPRD Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, Kamis (19/8).
Hamenang menjelaskan, rata-rata anggota dewan terpapar justru saat berkegiatan di rumah. Bisa terpapar dari anggota keluarganya maupun tetangga. Sementara dia menegaskan potensi penularan di gedung DPRD kecil. Mengingat penerapan protokol kesehatan (Prokes) sangat ketat.
”Kalau saya terpaparnya sekitar dua bulan yang lalu. Termasuk istri dan anak saya. Kebetulan asisten rumah tangga saya seminggu sekali pulang, sehingga tidak tahu kegiatannya seperti apa. Akhirnya terpapar,” ucapnya.
Politisi PDI Perjuangan ini mengungkapkan, dia juga sempat menjalani isolasi mandiri selama 14 hari lamanya. Saat itu tidak ada gejala yang dirasakan. Tetapi tetap mendapatkan treatment sebelum akhirnya dinyatakan sembuh.
”Saat isolasi mandiri itu untuk segala tugas pimpinan DPRD saya serahkan ke wakil ketua. Kebetulan selama isolasi itu tidak ada hal yang urgent. Tidak ada hal yang berkaitan dengan keputusan startegis sehingga masih bisa diampu wakil ketua,” jelasnya.
Untuk itu, Hamenang mengingatkan warga Klaten jujur ketika mengalami gejala yang mengarah terpapar Covid-19. Karena bisa segera ditindaklanjuti dengan penanganan yang tepat. Menurutnya, meledaknya kasus Covid-19 yang sempat terjadi pada Juli lalu karena ketidakjujuran.
”Jangan takut lebih baik jujur saja. Jangan sampai diam-diam saja nanti justru melebar kemana-mana. Kenapa kemarin banyak klaster keluarga karena ketidakjujuran itu awal dari malapetaka,” ucapnya.
Paling penting, lanjut dia, menerapkan 5 M. Mulai dari mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas. (ren/adi/dam) Editor : Damianus Bram