Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Pemkab Klaten Optimistis Level Turun, Berharap PTM Segera Dimulai

Damianus Bram • Senin, 30 Agustus 2021 | 15:00 WIB
FOKUS: Siswa di SMPN 1 Jogonalan mengikuti pembelajaran secara daring dengan memanfaatkan fasilitas internet sekolah dengan handphone masing-masing. (ANGGA PURENDA/RADAR SOLO)
FOKUS: Siswa di SMPN 1 Jogonalan mengikuti pembelajaran secara daring dengan memanfaatkan fasilitas internet sekolah dengan handphone masing-masing. (ANGGA PURENDA/RADAR SOLO)
KLATEN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten optimistis pada awal September nanti sudah turun ke PPKM level 3. Seiring melandainya kasus Covid-19 di Kota Bersinar. Apalagi adanya permintaan dari masyarakat agar pembelajaran bisa dilakukan secara tatap muka terbatas.

”Kasus Covid-19 kami (Klaten, Red) mulai landai, kami harapkan turunnya level (PPKM). Segera proses belajar bisa cepat tatap muka, karena dengan daring yang mengikuti tidak bisa full 100 persen karena berbagai faktor,” jelas Wakil Bupati Klaten Yoga Hardaya kepada Jawa Pos Radar Solo, Sabtu (28/8).

Lebih lanjut, Yoga mengungkapkan, dengan pembelajaran secara tatap muka terbatas menjadikan guru bisa menyampaikan materi. Sesuai mata pelajaran yang diampu sehingga siswa dapat memahami. Termasuk perlunya penyesuaian bagi siswa terkait pemahaman materi, sebagai modal usai meneruskan ke jenjang pendidikan lebih tinggi.

”Hampir semua menginginkan ada proses belajar secara tatap muka terbatas. Insya Allah September yakin turun level, karena kesadaran masyarakat terkait protokol kesehatan (Prokes) mengalami peningkatan. Ditambah kasus aktif kita (positif Covid-19, Red) mengalami penurunan yang signifikan,” ucapnya.

Yoga mengungkapkan, meski nantinya turun level, tetapi untuk penegakan prokes tidak akan kendur. Upaya penertiban melalui operasi yustisi akan tetap dilakukan untuk mengingatkan masyarakat agar disiplin menerapkan prokes. Mengingat hal itu menjadi kunci dari memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Salah satu siswa yang mengalami kendala dalam mengikuti pembelajaran secara daring dirasakan oleh Citra Yunita, 13, kelas VIII G SMPN 1 Jogonalan. Sebelumnya dia mengandalkan fasilitas wifi yang ada di sekitar rumahnya, tetapi sering mengalami trouble.

”Kalau tanpa wifi sebenarnya juga bisa mengakses, tetapi kuotanya jadi boros. Makanya itu saya memilih mengakses internet di sekolah saja dengan memanfaatkan fasilitas wifi. Jadi tetap bisa mengikuti belajar daring,” ucap warga Desa Kraguman, Kecamatan Jogonalan.

Citra mengungkapkan, kendala yang sempat dialaminya membuatnya tidak bisa mengikuti belajar daring. Hanya mengandalkan teman sekelasnya saja yang bisa mengakses internet dari rumah. Sebelum akhirnya sekolah memberikan fasilitas bagi siswanya yang terkendala sinyal untuk bisa mengakses internet di sekolah dengan handphone-nya masing-masing.

”Senang rasanya bisa difasilitas sekolah untuk mengakses internet, sehingga tetap bisa mengikuti pembelajaran daring. Apalagi juga bisa bertemu dengan teman-teman lainnya dengan tetap menerapkan prokes secara ketat,” ucapnya

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMPN 1 Jogonalan Diah Sofi menambahkan sekolah memberikan fasilitas kepada siswa untuk bisa mengakses internet untuk menunjang pembelajaran secara daring sejak 20 Agustus lalu. Mengingat banyak yang mengalami kendala susah sinyal.

”Total siswa kami yang mengalami kendala susah sinyal ada 22 siswa. Mereka setiap harinya berangkat ke sekolah untuk bisa mengakses internet di sekolah dengan handphone masing-masing. Tentunya semua siswa yang datang ke sekolah ini sudah mendapatkan izin dari orang tuanya masing-masing,” ucapnya.

Dia mengharapkan dengan fasilitas yang diberikan itu menjadikan siswa tidak kehilangan kesempatan dalam belajar. Apalagi dengan cara itu menjadikan siswa terfasilitasi pendidikannya. (ren/nik/dam) Editor : Damianus Bram
#Pemkab Klaten Optimistis Level Turun #Pemkab Klaten Berharap PTM Segera Dimulai #Pemkab Klaten Optimistis PPKM Turun #Wakil Bupati Klaten Yoga Hardaya