Modusnya, akun WA palsu wakil bupati Klaten itu akan memberikan donasi bagi panti asuhan dan pembangunan sejumlah masjid. Pengurus Masjid Al-Muttaqun Prambanan dan Masjid Baiturrahiem sempat dikirim pesan oleh akun palsu tersebut.
Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Klaten telah melakukan klarifikasi terhadap Wakil Bupati Klaten Yoga Hardaya perihal beredarnya WA tersebut. Pada intinya Yoga memastikan jika akun WA tersebut bukan miliknya. Alias hanya tipu-tipu.
"Nomor Handphone (HP) itu palsu. Itu bukan nomor saya," ucap Yoga, Sabtu (19/3).
Sementara itu, Kepala Diskominfo Klaten Amin Mustofa memastikan beredarnya akun WA palsu tersebut telah ditangani oleh jajarannya. Termasuk melakukan klarifikasi kepada berbagai pihak yang sebelumnya telah dihubungi akun WA palsu yang mengaku Wakil Bupati Klaten Yoga Hardaya tersebut.
"Kita telah memberitahukan kepada masyarakat melalui media sosial agar tak mudah percaya. Terutama terhadap pihak yang tidak bertanggung jawab dengan mengatasnamakan pejabat publik," ucap Amin.
Lebih lanjut Amin mengungkapkan, maraknya penyebaran hoaks atau akun palsu milik pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten bukan yang pertama kalinya. Sebelumnya juga tersebar akun palsu WA dengan mengatasnamakan Bupati Klaten Sri Mulyani. (ren/ria) Editor : Syahaamah Fikria