Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Enam Ekor Sapi di Klaten yang Terjangkit PMK Mulai Penyembuhan

Damianus Bram • Selasa, 17 Mei 2022 | 03:10 WIB
ANTISIPASI: Jajaran Polres Klaten bersama Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Klaten melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap hewan sapi di sejumlah pasar hewan di Klaten (DOKUMENTASI POLRES KLATEN)
ANTISIPASI: Jajaran Polres Klaten bersama Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Klaten melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap hewan sapi di sejumlah pasar hewan di Klaten (DOKUMENTASI POLRES KLATEN)
KLATEN - Enam ekor sapi di Klaten yang terkonfirmasi positif penyakit mulut dan kuku (PMK) mulai tahap penyembuhan. Tersebar di dua desa yakni Tegalmulyo, Kecamatan Kemalang empat ekor dan dua ekor di Desa Tarubasan, Kecamatan Karanganom.

”Saat ini sudah ditangani dan diobati. Perkembangannya sudah baik. Tetapi kami terus lakukan koordinasi dengan wilayah setempat untuk mencegah penyebaran,” jelas Kepala Bidang (Kabid) Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Klaten Triyanto, Senin (16/5).

Triyanto menambahkan. sapi yang terkonfirmasi PMK sudah mau makan. Meski begitu, pihaknya tetap berkoordinasi di wilayah sekitar terhadap RT, RW, pemerintah desa hingga tokoh masyarakat. Seperti di Desa Tegalmulyo direncanakan didirikan pos pantauan terhadap ternak.

”Desa mendukung penuh atas pendirian pos pantauan tersebut. Sedangkan yang di Tarubasan sudah jauh dari peternakan, sehingga terisolasi. Tetapi koordinasi tetap dilakukan dengan pihak kecamatan, terutama di empat wilayah yakni Karanganom, Kemalang, Jatinom dan Tulung dengan harapan tidak bertambah lagi,” ucapnya.

Sementara itu, jajaran Polres Klaten bersama DKPP Klaten juga melaksanakan kegiatan bersama mengantisipasi penyebaran PMK pada hewan ternak. Digelar di lima titik, yakni Pasar Hewan Jatinom, Pasar Hewan Cawas, Pasar Hewan Prambanan, Pasar Plembon (Klaten Utara) dan Pasar Hewan Gadungan (Wedi).

”Sebelumnya hewan yang masuk ke lokasi penjualan sudah dilakukan screening terlebih dahulu. Alhamdullilah sapi-sapi yang ada dalam kondisi sehat dan siap diperjual belikan,” ucap Wakapolres Klaten Kompol Sumiarta.

Perwakilan Sub Dinas Kesehatan Hewan di Pasar Hewan Cawas Wadik Riswanto mengimbau masyarakat tidak panik dalam menyikapi PMK. Pihaknya bersama Polres Klaten terus melakukan pendampingan kepada pedagang dan peternak untuk menangani PMK.

”Masyarakat untu tetap tenang terkait PMK ini. Apalagi daging dan produknya masih bisa dikonsumsi serta tidak menular ke manusia. Jadi Insya Allah tetap aman,” ucap Wadik. (ren/adi/dam) Editor : Damianus Bram
#Kasus PMK Sapi #DKPP Klaten #polres klaten #Pos Pantauan PMK #Wabah PMK