Buku yang dihibahkan beragam. Mulai dari buku berisikan motivasi, hingga kewirausahaan. Diharapkan bisa menunjang kegiatan belajar mengajar para siswa dan guru.
“Hibah buku ini sebagai bentuk kepedulian kami terhadap dunia pendidikan, sebagai bagian dari program Alfamart Class. Kebetulan kami memiliki stok buku di mini library di kantor,” kata People Development Manager Alfamart Cabang Klaten Beny Kurniawan.
Beny berharap, buku yang dihibahkan ini bisa menambah pengetahuan para siswa SMKN 1 Klaten. Termasuk mendorong mereka untuk mengaplikasikan blended learning. Menggabungkan metode pembelajaran yang bersumber dari buku dan internet.
“Selain menambahkan pengetahuan, lewat hibah buku ini juga bisa menumbuhkan jiwa kewirausahaan para siswa. Termasuk lebih kuat di dunia kerja, setelah lulus dari sekolah nanti,” harap Beny.
Selain Alfamart Cabang Klaten, 31 cabang lainnya juga melakulan hal serupa. Ribuan judul buku tersebut, didistribusikan ke sejumlah tempat. Di antaranya Taman Baca Masyarakat (TBM) Kuncup Mekar Gunungkidul (325 buku), Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Jogjakarta (285 buku), dan SMKN 2 Pacitan (290 buku).
Beny menjelaskan, program Alfamart Class tidak hanya hibah buku saja. Tetapi juga menghadirkan kurikulum ritel modern, yang menyasar siswa SMK jurusan pemasaran. Perusahaan melakukan berbagai transfer ilmu kepada tenaga pendidik, yang akhirnya diturunkan kepada para siswa.
“Alfamart Class merupakan program unggulan kami. Ke depan kami akan terus berinovasi di bidang pendidikan,” beber Beny.
Sementara itu, hibah buku diterima Kepala SMKN 1 Klaten Narimo. Dia mengapresiasi program Alfamart Class tersebut.
“Nantinya buku-buku ini akan didata, lalu menjadi koleksi perpustakaan sekolah. Harapannya, para siswa bisa memanfaatkan koleksi buku hibah dari Alfamart tersebut secara optimal,” ujarnya. (ren/fer) Editor : Perdana Bayu Saputra