Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

STIKES Nasional Gandeng Usahid Surakarta Beri Penyuluhan Cegah Stunting di Desa Tlingsing

Syahaamah Fikria • Kamis, 10 November 2022 | 01:56 WIB
STIKES Nasional memberikan edukasi kepada generasi muda tentang efek molekuler Napza.
STIKES Nasional memberikan edukasi kepada generasi muda tentang efek molekuler Napza.
RADARSOLO.ID – Tim Pengabdian Kepada Masyarakat dari LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Nasional (STIKES Nasional) bersama Universitas Sahid Surakarta (Usahid) menggelar pelatihan dan penyuluhan terkait pola asuh untuk mencegah stunting di Balai Desa Tlingsing, Cawas, Klaten. Kegiatan ini dihadiri ibu-ibu kader PKK sekaligus kader kesehatan Desa Tingsing, Cawas.

Kegiatan ini terselenggara sebagai bentuk implementasi MoU antara STIKES Nasional dengan Puskesmas Cawas II dan Usahid Surakarta. Materi pelatihan dan penyuluhan disampaikan oleh tiga narasumber dari bidang keilmuan yang berbeda. Meliputi psikologi perkembangan, psikologi kesehatan dan fisioterapi pediatri.

Materi pertama terkait pola asuh secara umum disampaikan oleh Dhian Riskiana  Putri, MA, dosen prodi psikologi Usahid Surakarta. Materi kedua terkait pola asuh dan kesehatan untuk mencegah stunting disampaikan Noviana Dewi, MSi dari prodi DIII TLM STIKES Nasional.

Kemudian, pada materi ketiga peserta diajarkan cara pijat batuk pilek pada bayi sebagai upaya meminimalkan pengobatan pada bayi dan anak. Materi ini disampaikan Sevy Astriyana, MOr dari prodi DIV Fisioterapi.

Kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa dari masing-masing institusi, baik dari STIKES Nasional maupun dari Usahid Surakarta.

“Luaran dari kegiatan ini berupa file buku saku dan poster pijat batuk pilek pada bayi. File buku saku ini diserahkan kepada pihak desa sebagai bentuk teknologi tepat guna, yang akan digunakan secara berkelanjutan oleh kader PKK sekaligus kader kesehatan untuk mengajari ibu-ibu warga Desa Tlingsing,” demikian rilis yang diterima Jawa Pos Radar Solo.

Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dijalankan secara berkelanjutan sebagai upaya mempercepat pencegahan stunting serta wujud hilirisasi hasil-hasil penelitian di perguruan tinggi kepada masyarakat.

Selain itu, juga sebagai upaya menerapkan program merdeka belajar kampus merdeka bagi mahasiswa.

“Keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pengalaman belajar, dengan terjun dan terlibat langsung di masyarakat,” tandas rilis. (*/ria)

  Editor : Syahaamah Fikria
#pola asuh anak #Usahid Surakarta #Desa Tlingsing #stikes nasional #penyuluhan #kader PKK #Cegah Stunting #LPPM