Bantuan sosial tersebut merupakan hasil donasi anggota Polres Klaten, Perkumpulan Aparatur Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Papdesi) Kabupaten Klaten dan masyarakat Klaten. Mulai dari selimut, obat-obatan, terpal hingga pakaian layak pakai.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh personel Polres Klaten, ibu-ibu Bhayangkari ditambah paguyuban kepala desa dan masyarakat yang membantu mengumpulkan bantuan. Alhamdulillah bisa terkumpul 5 truk,” ucap Kapolres Klaten AKBP Eko Prasetyo, Senin (28/11).
Lebih lanjut, Eko menjelaskan, jika bantuan tersebut terkumpul dari para donator sejak Kamis (24/11) lalu hingga Minggu (27/11) malam. Nantinya dalam penyalurannya akan berkoordinasi dengan Polres Cianjur. Mengingat mereka yang lebih tahu lokasi dimana saja yang belum mendapatkan bantuan paska peristiwa gempa bumi tersebut.
“Nanti dari Polres Cianjur yang akan mengarahkan kami terkait titik-titik mana yang belum terdistribusi bantuan. Insya Allah bantuannya akan tepat sasaran,” ucapnya.
Dirinya berharap dengan bantuan yang diberikan itu bisa meringankan beban masyarakat Cianjur. Terlebih lagi selalu diberikan kekuatan untuk pulih kembali seperti sedia kala. Sedangkan untuk kegiatan pengumpulan donasi untuk korban gempa di Cianjur akan terus dibuka Polres Klaten.
“Nantinya bantuan yang terkumpul akan dikirimkan lagi untuk membantu pemulihan di Kabupaten Cianjur,” tambahnya.
Sementara itu, Bupati Klaten Sri Mulyani mengungkapkan paska peristiwa gempa bumi di Kabupaten Cianjur, dirinya telah meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klaten untuk melakukan asesmen. Terutama terkait kebutuhan yang paling dibutuhkan.
“Kemudian muncul permintaan dari mereka untuk dikirimkan empat orang ahli baja ringan. Apabila dimungkinkan jika ada, BPBD Klaten segera untuk mengirimkan ke Cianjur. Apalagi Klaten juga pernah mengalami hal yang sama pada gempa bumi 2006,” ucap Mulyani.
Lebih lanjut, Mulyani mengungkapkan jika Pemkab Klaten juga membuka donasi Peduli Cianjur. Terlebih lagi dari hasil penggalangan dana tersebut sudah terkumpul sekitar Rp 120 juta. Pihaknya akan melibatkan berbagai elemen dari aparatur sipil negara (ASN), pemerintah kecamatan, pemerintah desa hingga sekolah dalam melakukan penggalangan dana tersebut.
“Ini sudah menjadi tradisi kami setiap kali ada bencana nasional, kami melakukan penggalangan dana. Apalagi waktu Klaten terkena gempa bumi 2006 kan banyak kabupaten lainnya yang memperhatikan kami. Maka itu kami ingin membalasnya,” ucap Mulyani.
Mulyani mengungkapkan, dari hasil penggalangan donasi yang terkumpul nanti direncanakan pihaknya akan menyerahkan secara langsung ke Cianjur. Mengajak jajarannya, terutama Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang ada di Klaten.(ren/dam) Editor : Damianus Bram