Kedatangan AHY di Desa Sidowarno disambut meriah ratusan warga yang menunggu di sepanjang ruas jalan menuju Joglo Omah Wayang. Mereka meneriakkan nama AHY berulang kali sambil mengibarkan bendera Merah Putih. Warga berebut untuk bersalaman hingga meminta foto bersama dengan putra Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono itu.
AHY datang bersama sang istri Annisa Pohan dan sejumlah pengurus Partai Demokrat. Saat sampai di Joglo Omah Wayang, AHY sempat melihat lebih dekat kerajinan payet, tatah sungging wayang kulit hingga perhiasan pengantin yang terbuat dari kuningan. Dalam kesempatan itu, AHY sempat menjajal menatah wayang kulit.
Acara dilanjutkan dengan penyampaian aspirasi oleh perwakilan warga Desa Sidowarno, Rujito yang merupakan mantan kepala desa (kades) setempat. Dalam kesempatan itu, dia menyampaikan persoalan yang dihadapi para perajin dan pengembangan desa wisata ke depan. Termasuk terkait akses dan kondisi jalan di desa tersebut yang memerlukan perhatian.
“Saya bahagia sekali bisa berkunjung secara langsung ke Desa Sidowarno ini bersama istri dan keluarga Partai Demokrat. Bersama masyarakat kami bersilaturahmi, mendengarkan aspirasi dan berdialog,” ucap AHY.
AHY mengapresiasi warga Desa Sidowarno yang menjaga dan melestarikan budaya berupa kerajinan wayang kulit, payet dan perhiasan khasa Jawa. Maka itu, pihaknya terus mendorong untuk tetap lestari. Jangan sampai budaya yang diturunkan dari generasi ke generasi menjadi punah.
Diakui AHY, untuk pengembangan ke depan perlu penguatan, termasuk memberikan perhatian dalam bentuk akses permodalan. Harapannya para perajin dapat terus berproduksi. Mengingat potensi pasar produk kerajinan di Desa Sidowarno tersebut tidak hanya dari dalam negeri, tetapi juga bisa menarik wisatawan asing.
“Kami berharap Desa Sidowarno memilik keunggulan sekaligus kemandirian ekonomi melalui produk-produk yang dipasarkan dengan baik. Walaupun tidak mudah, di era serba modern ini seringkali produksi lokal terabaikan, padahal ini mahakarya sebetulnya,” ucapnya.
Ia mengungkapkan, di luar negeri kerajinan handmade dinilai berharga. Tetapi di dalam negeri kurang dioptimalkan, padahal memiliki potensi. Maka itu, pihaknya berharap Partai Demokrat bisa berkontribusi dan menunjukan keberpihakan dalam membantu para perajin wayang kulit di Desa Sidowarno.
Sementara itu, Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Klaten One Krisnata mengungkapkan, kunjungan AHY merupakan bagian dari Safari Ramadan di Jawa Tengah. Usai berkunjung ke Brebes, Semarang, Sragen, Boyolali, Solo, akan dilanjutkan terakhir di Klaten sebelum terbang kembali ke Jakarta.
“Selain di Kampung Wayang juga ke Pasar Ramadan Masjid Mlinjon dan Pusat Coffe. Kenapa di Sidowarno ini, karena saya pikir seni tradisional ini adalah wajah bangsa. Maka itu, AHY sebagai calon pemimpin bangsa harus memahami tentang pentingnya seni tradisional,” ucap One.
Terkait kegiatan Ngobrol Bareng Milenial, One mengungkapkan, AHY ingin menyerap aspirasi dari kawula muda. Menurutnya, aspirasi dari milenial selama ini belum didengarkan, dan AHY ingin mendengar masukan dari anak muda Kota Bersinar. (ren/ria) Editor : Syahaamah Fikria