Tak ketinggalan tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, dan perwakilan instansi vertikal. Para tamu undangan mulai berdatangan mulai pukul 09.00-11.00.
Mereka langsung disambu Bupati Klaten Sri Mulyani, Wakil Bupati Klaten Yoga Hardaya, para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Klaten, serta unsur forkompimda.
Usai bersalaman, para tamu mencicipi beragam hidangan. Antara lain opor, tengkleng, sate ayam, bakso, empek-empek, aneka buah dan minuman.
"Halalbihalal dihadiri 2.000 tamu undangan. Baik instansi vertikal, instansi daerah, forkompimda, kepala desa, dan ormas,” ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Klaten Jajang Prihono, Rabu (26/4/2023).
Lebih lanjut, Jajang menjelaskan, halalbihalal di GBK sudah disiapkan sejak beberapa pekan lalu. Sekda berharap dengan dilaksanakannya kegiatan tersebut menjadikan ASN di Klaten lebih fokus dalam melayani masyarakat dengan sepenuh hati.
“Harapan kami setelah ini aktif dan fokus bekerja lagi. Kalau diundur (halalbihalal), kasihan yang sudah dipesan. Terutama katering, saat belanja dalam volume besar, tidak mudah kalau ditunda," ucapnya.
Bupati Klaten Sri Mulyani memastikan, kegiatan halalbihalal tidak menganggu pelayanan masyarakat. Adapun pertimbangan halalbihalal tetap digelar, Rabu (26/4/2023) karena undangan telanjur disebar, katering sudah dipesan.
“Kegiatan halalbihalal mencapai 2.000 orang. Diantaranya ASN, tokoh masyarakat, tokoh agama, instansi vertikal dan kades serta lainnya. Alhamdulillah kami menyajikan menu yang cukup lengkap. Kami cukup mengambil katering yang ada di Klaten sebagai pemberdayaan ekonomi di Klaten,” beber bupati. (ren/wa) Editor : Tri Wahyu Cahyono