Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

DKPP Klaten Siapkan 38 Tim Periksa Hewan Kurban

Damianus Bram • Minggu, 11 Juni 2023 | 22:00 WIB
ILUSTRASI: Salah satu tempat ternak kambing dan domba di Desa Sawit, Kecamatan Gantiwarno yang disiapkan untuk Idul Adha. (ANGGA PURENDA/RADAR SOLO)
ILUSTRASI: Salah satu tempat ternak kambing dan domba di Desa Sawit, Kecamatan Gantiwarno yang disiapkan untuk Idul Adha. (ANGGA PURENDA/RADAR SOLO)
RADARKLATEN.COM - Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Klaten terus matangkan persiapan jelang Idul Adha. Terbaru, telah menyiapkan 38 tim yang akan diterjunkan untuk melakukan pemeriksaan terhadap hewan kurban.

"Untuk kesiapannya sudah ada 38 tim yang di dalamnya terdiri dari tenaga medis dan dokter hewan. Melakukan pemeriksaan jelang Idul Adha baik post mortem dan ante mortem," ucap Kepala Bidang (Kabid) Peternakan dan Kesehatan Hewan DKPP Klaten, Triyanto kepada Jawa Pos Radar Solo, Sabtu (10/6/2023).

Lebih lanjut, Triyanto menjelaskan 38 tim dalam bertugas sudah dibagi di masing-masing Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan). Setiap Puskeswan membawahi empat kecamatan. Total ada 26 kecamatan di Klaten

Tim yang telah dibentuk itu bertugas hingga penyembelihan hewan kurban saat hari H nantinya. Sedangkan untuk saat ini pemeriksaan dilakukan pada hewan kurban dan tempat penampungan.

"Menindaklanjuti surat dari dirjen untuk memperhatikan penyakit hewan strategis. Paska Lumpy Skin Disease (LSD) dan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK)," ucap Triyanto.

Ia menambahkan, berdasarkan surat edaran dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk LSD, sepanjang sapi tidak memperlihatkan gejala bentol-bentol pada tubuhnya tetap sah untuk dikorbankan. Maka itu pengamatan fisik terhadap hewan kurban juga menjadi perhatiannya.

"Harapannya dengan pemeriksaan yang dilakukan 38 tim itu bisa memberikan kenyamanan bagi masyarakat. Terutama saat hendak membeli hewan kurban untuk Idul Adha," ucapnya.

Terkait kebutuhan hewan kurban di Klaten, Triyanto memastikan aman. Mengingat untuk sapi sendiri terdapat 10 ribu ekor yang siap menjadi hewan kurban. Sedangkan berkaca dari tahun sebelumnya untuk kebetuhan hewan kurban sapi terdapat 8 ribu ekor.

Sementara itu, Triyanto mengungkapkan, ketersediaan hewan kurban untuk kambing lebih 10 ribu ekor. Ia pun memastikan dengan jumlah tersebut dipastikan kebutuhan masyarakat Klaten tercukupi.

"Untuk harga dari hewan kurban masih stabil sampai saat ini. Sapi sendiri dengan bobot sekira 2 kuintal di harga Rp 20 juta per ekor. Sudah dapat dagingnya ya sekira 1 kuintal," ucap Triyanto.

Sementara itu, untuk harga hewan kurban dari kambing kisaran Rp 2,5 juta hingga Rp 5 juta. Dirinya mempersilakan masyarakat untuk membeli hewan kurban sesuai kebutuhan. Tetapi harus dipastikan kesehatannya menjadi hal utama.

Sebelumnya, Kepala DKPP Klaten Widiyanti menjelaskan, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Klaten terkait Idul Adha. Termasuk petugas kesehatan hewan yang ada di kecamatan untuk melakukan pengawasan terhadap ternak yang diperjualbelikan di pasar hewan.

"Untuk kasus PMK di Klaten masih ada. Tetapi sepertinya tidak terlalu mempengaruhi aeperti tahun sebelumnya yang memang kasusnya tinggi. Sedangkan saat ini kasusnya sudah melandai," ucapnya.

Lebih lanjut, Widiyanti mengharapkan masyarakat tidak perlu khawatir dalam membeli hewan kurban. Terlebih lagi DKPP berkomitmen menekan angka kasus PMK di Kota Bersinar lewat vaksinasi.

"Kami harapkan daya beli masyarakat bisa meningkat karena yakin hewan kurban yang dibelinya dalam keadaaan sehat. Begitu juga dengan harga jual dari hewan kurban bisa meningkat," ucapnya. (ren/dam) Editor : Damianus Bram
#Tim Periksa Hewan Kurban #idul adha #hewan kurban #Periksa Hewan Kurban #DKPP Klaten