RADARKLATEN.COM - Pemerintah Desa (Pemdes) Padas, Kecamatan Karanganom, membuat ikon berupa patung cangkul raksasa yang didirikan di gapura masuk Dusun Karangpoh. Mengingat wilayah setempat dikenal sebagai sentra pandai besi dengan salah satu produksinya yakni cangkul.
Ikon cangkul raksasa itu memiliki ketinggian sekira 3 meter dengan lebar 120 cm dan ketebalan 1,2 cm. Ada pun bahan utamanya dari plat besi yang dianggarkan dari bantuan keuangan khusus dari Pemkab Klaten sekira Rp 20 juta. Patung cangkul raksasa itu diresmikan oleh Bupati Klaten Sri Mulyani pada akhir Agustus lalu.
Kepala Desa (Kades) Padas, Erna Wahyuningsih menjelaskan, pembuatan ikon cangkul merah putih itu beradal dari kunjungan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM), Teten Masduki pada 2020 lalu.
“Atas dhawuh pak menteri dulu itu dinamakan cangkul merdeka Indonesia. Jadi kami membuat cangkul merah putih itu,” ucap Erna, Kamis (7/9).
Lebih lanjut, Erna menjelaskan, khusus di Dusun Karangpoh terdapat 150 kepala keluarga (KK) yang menjadi perajin cangkul dan alat-alat pertanian. Mereka terdiri dari perajin, penempa hingga bagian finishing.
“Harapan kami dengan adanya ikon ini bisa mengangkat produksi dan meningkatkan kesejahteraan warga. Terutama di Dusun Karangpoh sendiri yang dikenal sebagai sentra pandai besi,” tambahnya.
Sementara itu, salah satu perajin, Supriyanto mengatakan, pande besi sudah dilakukan warga secara turun temurun. Sedangkan untuk produksi cangkul buatan perajin di Karangpoh sudah dipasarkan ke berbagai daerah di Indonesia.
Awalnya andalan cangkul buatan perajin Dusun Karangpoh adalah cangkul sawah. Tetapi seiring perkembangannya, para perajin yang tergabung dalam koperasi bernama Koprinka Delapan Belas Desa Padas sudah memiliki izin untuk memasarkan cangkul bersertifakt SNI dengan merek cangkul merah-putih.
“Harapan saya selaku pelaku UMKM dan pengurus koperasi pemerintah benar-benar mendengar aspirasi kami dari perajin,” ucap pria yang akrab dipanggil Supri.
Lebih lanjut, Supri menjelaskan, saat ini ada 40 perajin yang tergabung dalam koperasi. Masing-masing perajin dengan empat tenaga kerjanya bisa memproduksi cangkul hingga 40 unit per hari.
Bupati Klaten Sri Mulyani pun berharap dengan ikon cangkul itu bisa mendongkrak semangat para pande besi di Desa Padas.
“Harapan saya semoga pande besi di Desa Padas ini semakin terkenal. Kualitas produknya bagus sehingga banyak pembeli. Menjadikan UMKM semakin sejahtera,” pungkasnya.(ren)
Editor : Damianus Bram