RADARKLATEN.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten menargetkan bisa meraih penghargaan Swasti Saba. Setelah dilakukannya verifikasi lapangan terkait Kabupaten Kota Sehat (KKS) selama dua hari, 20-21 September lalu.
“Terima kasih atas kepercayaan kepada kami, sehingga Klaten diverifikasi. Saya harap verifikasi ini bisa mendapatkan hasil memuaskan, dengan memperoleh penghargaan Swasti Saba,” kata Wakil Bupati Klaten Yoga Hardaya, belum lama ini.
Sebagai catatan, Swasti Saba merupakan penghargaan yang diserahkan tiap dua tahun sekali. Diberikan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Sasarannya kabupaten atau kota yang berhasil menyelenggarakan program KKS.
Kota Bersinar mengajukan 11 lokasi untuk verifikasi lapangan KKS. Di antaranya Desa Jimus, Kecamatan Polanharjo lewat gerakan masyarakat hidup sehat (Germas). Kemudian Puskesmas Polanharjo lewat inovasi Posyandu Disabilitas Polanharjo (Dilan).
“Semua berkomitmen mendapatkan penghargaan Swasti Saba. Harapannya Klaten benar-benar bersinar,” papar Ketua Tim Verifikasi KKS Kabupaten Klaten Edy Sasongko.
Sebelumnya, verifikasi lapangan KKS dipimpin Direktorat Pengendalian Pencemaran Udara Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Nevy Rinda Nugraini. Dia mengaku selama verifikasi di Klaten, hampir semuanya valid dan cukup baik.
“Secara umum sudah bagus. Namun masih ada beberapa hal yang perlu ditingkatkan lagi. Harapan kami, ini buka semata-mata karena penilaian. Tapi ini untuk masyarakat Klaten,” tandasnya. (ren/fer)
Editor : Damianus Bram