Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Disambati Kades Kahuman saat Sambang Warga, Bupati Klaten Minta OPD Cepat Eksekusi

Angga Purenda • Jumat, 17 November 2023 | 00:20 WIB

 

Bupati Klaten Sri Mulyani menyapa warga di Balai Desa Kahuman, Kecamatan Polanharjo, Rabu (15/11/2023).
Bupati Klaten Sri Mulyani menyapa warga di Balai Desa Kahuman, Kecamatan Polanharjo, Rabu (15/11/2023).

RADARKLATEN.COM-Dekat dengan masyarakat adalah kunci menyelesaikan beragam persoalan dan tantangan.

Itu disadari Bupati Klaten Sri Mulyani dengan langsung menyerap aspirasi dan mendengarkan permasalahan secara langsung di Desa Kahuman, Kecamatan Polanharjo, Rabu (15/11/2023).

Dikemas dalam program Sambang Warga dan dipusatkan di balai desa setempat.

Kepala Desa (Kades) Kahuman Ida Andung mengungkapkan, ada beragam permasalahan di wilayahnya.

Salah satunya terdapat daerah yang langganan banjir setiap di musim penghujan. Itu terjadi di RW 06 dan RW 07.

“Setelah kami lakukan pencermatan ternyata belum ada talut. Apalagi dengan adanya aktivitas pembangunan jalan Tol Solo-Jogja, menjadikan sungai dangkal akibat materialnya terbawa aliran air. Maka itu dibutuhkan normalisasi sepanjang 100 meter,” urai Ida.

Selain itu, meskipun didesanya sudah memiliki bank sampah, tapi dinilai kurang optimal. Padahal telah dilakukan pemilahan sampah.

Kades Kahuman menginginkan adanya tempat pengolahan sampah reduce, reuse dan recyle (TPS3R) di desanya.

Dengan begitu, pengolahan sampah bisa makin optimal.

“Proyek jalan tol juga berdampak bagi Kahuman. seperti jalan rusak serta dampak lainnya. Gedung balai desa yang menjadi pusat kegiatan masyarakat juga membutukan plafon,” ucap Ida.

Sementara itu, Bupati Klaten Sri Mulyani menjelaskan, Sambang Warga merupakan media silaturahmi dengan masyarakat.

Melihat langsung pembangunan dan tantangan yang ada di tingkat desa.

“Sekaligus menyerap aspirasi dan mendengarkan permasalahan di desa. Seperti talut, TPS3R, hingga perbaikan gedung,” ucapnya.

Sri Mulyani meminta OPD terkait mencatat permasalahan di desa tersebut untuk segera ditindaklanjuti.

Seperti diketahui, setiap kali Sambang Warga, bupati Klaten selalu menyertakan kepala OPD untuk turun ke lapangan.

“Jangan sampai didiamkan saja. Tetapi perlu disikapi. Apalagi itu menjadi potensi kewenangan Pemkab Klaten. Semuanya perlu dikoordinasikan,” ucap Mulyani.

Lebih lanjut Mulyani mengungkapkan, apabila dalam menindaklanjuti aspirasi masyarakat perlu dianggarkan dalam ABPD, maka harus dilakukan sesuai dengan ketentuan.

Termasuk apabila dimungkinkan dari sumber anggaran lainnya.

“Sambang Warga berlangsung di 26 kecamatan. Masing-masing kecamatan terdapat satu desa yang dikunjungi. Tentunya masalahnya berbeda. Kami dengarkan dan segera menyelesaikan permasalahan tersebut,” ucapnya.

Setiap Sambang Warga, Sri Mulyani menyediakan pelayanan kesehatan hingga administrasi kependudukan secara gratis.

Dengan begitu, warga setempat tidak perlu jauh-jauh ke Klaten kota.

Tidak hanya itu, bupati Klaten juga selalu menyerahkan bantuan sosial.

Seperti di Desa Kahuman, diserahkan bantuan senilai Rp 12 juta dari Baznas Klaten.

Ditambah bantuan dari PT BPR Bank Klaten (Perseroda) bagi 10 anak yatim.

Termasuk bantuan jaminan hidup kepada dua orang yang berasal dari DISSOSP3AKPPKB.

Berikutnya bantuan sembako dari PDAM Tirta Merapi dan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Klaten. (ren/wa)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#kades kahuman #bupati klaten #Sri Mulyani #sambang warga