RADARKLATEN.COM – Pedagang Pasar Gedhe Klaten mempunyai harapan tinggi usai tempat usahanya diresmikan, Senin (4/12). Meski pasar ini bersebalahan dengan mal, namun pedagang optimistis bisa bersaing.
Ketua Paguyuban Manunggal Pasar Gedhe Klaten, Suyadi mengatakan, sebelum diresmikan, perpindahan pedagang dari pasar darurat ke Pasar Gedhe Klaten berlangsung kondusif.
Pedagang Pasar Gedhe Klaten mulai menempati kios dan los untuk berjualan sejak dioperasikan pada Agustus 2023.
”Memang sebagian kios dan los terutama di lantai III masih belum sepenuhnya digunakan untuk berjualan. Tetapi mayoritas lantai I dan II, 90 persen sudah terisi dan digunakan untuk berjualan. Sedangkan untuk lantai III belum maksimal karena baru sekira 50 persen,” ucap Suyadi, Rabu (6/12).
Suyadi berharap setelah diresmikan, Pasar Gedhe Klaten semakin dikenal dan pembeli semakin ramai.
Apalagi didukung dengan fasilitas eskalator dan travelator untuk menghubung antar lantai menjadikan perekonomian di pasar tradisional tersebut terus berputar.
”Lebih maju dan lebih sejahtera lagi. Ini bangunan baru dan bagus, fasilitasnya komplet. Tetapi ini tetap pasar tradisional dan pedagangnya juga pedagang lama,” tambah Suyadi.
Salah seorang pedagang Pasar Gedhe Klaten, Nuryani mengungkapkan, pasar saat ini lebih bersih dan nyaman dari sebelumnya.
Dia menempati kios di bagian depan zona A. Dia berjualan sembako yang sudah menempati bangunan baru sejak Agustus lalu.
”Untuk penjualan saat ini masih sepi. Belum seramai ketika berjualan di pasar darurat. Kami harapkan laris kembali,” ucap Nuryani.
Bupati Klaten Sri Mulyani mengharapkan kehadiran Pasar Gedhe Klaten usai direvitalisasi tidak hanya memberikan keuntungan ekonomi bagi pedagang saja.
Tetapi juga diharapkan mampu meningkatkan ekonomi Klaten dalam mewujudkan Klaten yang maju, mandiri dan sejahtera.
”Meski di samping pasar gedhe memang mal sehingga bersaing ketat. Tetapi saya yakin Pasar Gedhe terus berkelanjutan dan tidak kalah bersaing,” ucapnya.
Bahkan Pemkab Klaten dan lurah pasar mendapatkan pesan dari Puan untuk bisa menjaga kebersihan dan kenyamanan dari pasar gedhe.
Hal itu diharapkan menjadikan pasar semakin ramai sehingga bisa meningkatkan perekonomian Klaten. (ren/adi)
Editor : Damianus Bram