Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Sambang Warga Ditutup, Bupati Klaten Terharu: di Sini Tumbuh Perekonomian

Angga Purenda • Kamis, 14 Desember 2023 | 13:10 WIB
Bupati Klaten Sri Mulyani saat melakukan potong tumpeng sebagai wujud syukur suksesnya program Sambang Warga di Desa Ngemplak, Kecamatan Kalikotes, Rabu (13/12).
Bupati Klaten Sri Mulyani saat melakukan potong tumpeng sebagai wujud syukur suksesnya program Sambang Warga di Desa Ngemplak, Kecamatan Kalikotes, Rabu (13/12).

RADARSOLO.COM - Rangkaian agenda Sambang Warga sepanjang 2023 akhirnya resmi ditutup oleh Bupati Klaten Sri Mulyani di Lapangan Desa Ngempak, Kecamatan Kalikotes, Rabu (13/12).

Kegiatan serap aspirasi masyarakat itu ditutup dengan tradisi bancakan yang menyajikan 26 tumpeng dan bubur sumsum.

Pada kesempatan itu, sebanyak 26 camat dan 26 kepala desa hadir dalam Sambang Warga terakhir di Desa Ngemplak. Mereka juga secara simbolis potong tumpeng masing-masing untuk dibagikan kepada masyarakat yang hadir.

Termasuk Bupati Klaten Sri Mulyani juga melakukan potong tumpeng diberikan kepada Sekda Klaten Jajang Prihono.

Sebelum dilaksanakan potong tumpeng, seluruh warga yang hadir dalam Sambang Warga terakhir menikmati bubur sumsum.

Hidangan tumpeng dan bubur sumsum memang menjadi pembeda. Mengingat hal itu menjadi wujud syukur pemkab atas suksesnya program inovasi tersebut.

”Sambang Warga ini menjadi kegiatan yang ditunggu masyarakat. Selama pelaksanaan terlihat gaung auranya luar biasa. Seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD) semangat mendampingi saya setiap Sambang Warga. Termasuk dari desa, camat dan elemen masyarakat menyambung dengan luar biasa,” ucap Bupati Klaten Sri Mulyani.

Mulyani menambahkan, kegiatan Sambang Warga yang dilaksanakan di penghujung akhir tahun itu membuatnya terharu. Terlebih lagi terlihat kebersamaan antara jajaran pemkab dengan warga dalam tradisi bancakan.

Apalagi program inovasi tersebut hanya ada di Kota Bersinar, dan tidak ditemukan di daerah lainnya.

”Adanya kegiatan Sambang Warga ini tidak hanya saya sebagai bupati yang hadir. Tetapi di situ (yang menjadi lokasi Sambang Warga, Red) tumbuh perekonomian. Di situ tumbuh kepercayaan diri, seperti anak-anak tampil dengan menari di depan jajaran pemkab sehingga tumbuh motivasi dan semangat anak untuk belajar,” ucap Mulyani.

Kepala Desa (Kades) Tri Maryani mengapresiasi program Sambang Warga yang sudah terlaksana di 26 desa pada 26 kecamatan di Klaten.

Apalagi Desa Ngemplak menjadi lokasi penutupan dari kegiatan tersebut.

Pada kesempatan itu, dia menyampaikan aspirasi warga Desa Ngemplak seperti permohonan perbaikan jalan, pembangunan kantor desa hingga gedung olahraga. (ren/adi/ria)

Editor : Syahaamah Fikria
#bupati klaten #Sri Mulyani #sambang warga #tumpeng #aspirasi #bancakan