RADARKLATEN.COM - Seekor anak ular kobra Jawa sepanjang 20 cm diketahui bersembunyi di dalam motor milik warga Desa Majegan, Kecamatan Tulung, Rabu (13/12).
Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Klaten harus sampai membongkar bodi motor untuk menemukan ular berbisa tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Solo, kejadian ular kobra yang bersembunyi di dalam motor dilaporkan oleh Fredi, 32, warga Dusun Sisiran, Desa Majegan, Kecamatan Tulung sekira Pukul 11.00 WIB.
Mengetahui ular yang masuk ke kerangka motor merupakan jenis kobra sehingga menghubungi Damkar Klaten untuk memohon bantuan mengevakuasi.
“Jadi awal mulanya motor itu dipakirkan di depan gang rumah. Tapi ketika keluar dari rumah, pemilik tahu kalau di sekitar motornya ada ular kobra. Lalu mengambil kayu untuk mengusir ular tetapi justru masuk ke dalam motor melalui standar motor,” ucap anggota Regu 3 Damkar Klaten, Nur Rochim saat dihubungi sambungan telepon, Rabu (13/12).
Lebih lanjut, Nur menjelaskan, menggunakan bantuan kamera stetoskop yang terhubung dengan handphone, petugas Damkar Klaten mencari posisi ular yang masuk ke dalam motor.
Tetapi tidak menemukan keberadaannya. Hingga akhirnya diputuskan untuk membongkar bagian bodi hingga bagasi motor.
Diketahui anak ular kobra itu berada di bawah tangki bensin. Ketika hendak dilakukan evakuasi dengan menggunakan kail ternyata menyelinap ke bagian kerangka motor lainnya. Hingga akhirnya diputuskan untuk menuangkan cairan pembersih lantai.
“Mengingat ruang yang menjadi tempat untuk menyelinap ular itu sempit. Satu-satunya cara dengan bau-bauan menyengat agar ular keluar dari motor. Jadi menuangkan cairan pembersih lantai pada kerangka motor,” ucap Nur.
Nur mengungkapkan, tidak sampai lima menit, anak ular kobra itu kemudian keluar dari motor.
Lalu dilakukan evakuasi sehingga ular bisa keluar dan dikarantina di Kantor Damkar Klaten. Pelaksanaan evakuasi baru usai sekira Pukul 12.20.
“Saat ini masih dilakukan karantina dengan dua ekor lainnya yang juga kami evakuasi tadi pagi. Untuk jenisnya ular kobra Jawa,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Satpol PP dan Damkar Klaten, Sumino mengungkapkan bahwa sejak awal Desember selalu ada laporan evakuasi ular. Menurutnya, saat mulai musim hujan tiba menjadi momen telur ular menetas.
“Perlu diantisipasi juga agar rumah tidak kemasukan ular. Salah satunya dengan tetap menjaga kebersihan rumah,” pungkasnya.(ren)
Editor : Damianus Bram